pickleballvnz.com

Roket Starship SpaceX Meluncur ke Orbit Malam Ini

Jakarta, CNN Indonesia -- SpaceX meluncurkan roket Starship ke orbit untuk pertama kalinya dari Texas, Amerika Serikat (AS) pada Senin (28/9) pukul 07.15 waktu setempat atau 19.15 WIB. Misi ini disebut sebagai ...

Jakarta, CNN Indonesia --

SpaceX meluncurkan roket Starship ke orbit untuk pertama kalinya dari Texas, Amerika Serikat (AS) pada Senin (28/9) pukul 07.15 waktu setempat atau 19.15 WIB. Misi ini disebut sebagai salah satu langkah besar dalam pengembangan roket yang dirancang untuk misi masa depan ke Bulan dan Mars.

Uji coba yang diperkirakan berlangsung sekitar 10 jam ini akan melibatkan peluncuran upper stage dari roket tersebut menuju orbit Bumi dan melepaskan 26 satelit Starlink generasi terbaru di sana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

SpaceX telah beberapa tahun melakukan pengembangan dan pengujian, dan mulai menerbangkan roket dalam konfigurasi penuhnya sejak tahun 2023, dengan mengikuti lintasan suborbital yang lebih aman.

Berbagai modifikasi telah dilakukan pada Starship berwarna hitam dan perak ini untuk mencapai orbit Bumi. Roket Starship tersebut diketahui sebagai objek terbesar dan paling bertenaga yang pernah diterbangkan manusia.

Melalui uji coba ini, SpaceX berharap dapat melakukan pengembangan baru seperti uji coba pengisian bahan bakar roket saat berada di orbit.

Seorang analis senior di Center for Security and Emerging Technology Georgetown University Kathleen Curlee menyebut pembakaran mesin kedua untuk mencapai orbit adalah bagian tersulit dari misi ini karena membutuhkan daya dorong lebih besar dan perhitungan yang lebih rumit.

"Untuk mencapai ketinggian dan kecepatan yang diperlukan, roket harus melakukan tindakan berbeda saat menghadapi tingkat gravitasi yang berbeda pula," ujarnya, dikutip dari AFP.

Dalam peluncuran ini, SpaceX menargetkan orbit melingkar sekitar 275 kilometer di atas permukaan Bumi, yang membutuhkan kecepatan sekitar 28 ribu kilometer per jam.

Jika target tersebut tercapai, roket tersebut kemudian akan melepaskan satelit yang dirancang untuk memperluas jaringan internet satelit perusahaan yang sudah sangat besar.

Roket tersebut direncanakan mengorbit Bumi sebanyak enam kali dan akan mengakhiri perjalanannya di Samudra Pasifik.

Pengembangan Starship ini telah menghadapi penundaan beberapa kali. Namun, SpaceX terus mendominasi pasar peluncuran antariksa global berkat roket Falcon yang sebagian dapat digunakan kembali.

Penerbangan uji coba ke-14 ini akan disusul oleh tiga peluncuran roket SpaceX lainnya pada pekan yang sama, salah satunya akan membawa kru astronaut menuju stasiun luar angkasa internasional.

(fta/lom)