RI berhasil dorong resolusi akses gizi anak di Dewan HAM PBB
Jakarta (ANTARA) - Indonesia berhasil mendorong resolusi peningkatan akses gizi anak pada sidang ke-63 Dewan HAM PBB yang berlangsung di Jenewa pada Selasa (6/10).Resolusi berjudul Enhancing equal access of chi...
Jakarta (ANTARA) - Indonesia berhasil mendorong resolusi peningkatan akses gizi anak pada sidang ke-63 Dewan HAM PBB yang berlangsung di Jenewa pada Selasa (6/10).
Resolusi berjudul Enhancing equal access of children to adequate nutritious food tersebut disepakati oleh seluruh anggota Dewan HAM PBB, dan didukung lebih dari 80 negara dari berbagai kawasan, demikian siaran pers Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Kamis.
"Adopsi resolusi ini menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya sejak Dewan HAM PBB berdiri, terdapat resolusi yang secara khusus mengangkat isu akses anak terhadap makanan bergizi," kata Kemlu RI.
Disebutkan bahwa Bangladesh, Brazil, Kuba, Finlandia, Prancis, dan Rwanda bergabung bersama Indonesia dalam kelompok pengusul (core group).
Pemenuhan gizi anak merupakan bagian dari HAM. Namun, ratusan juta anak masih mengalami kekurangan gizi yang berdampak pada pertumbuhan, pendidikan, dan pemenuhan hak lainnya, menurut pernyataan.
Kemlu mengatakan melalui resolusi ini, negara-negara didorong untuk memperkuat kebijakan dan program agar memastikan semua anak dapat memperoleh makanan bergizi secara setara.
"Salah satu fokus utamanya adalah penyediaan makanan bergizi di sekolah, yang tidak hanya mendukung kesehatan anak tetapi juga proses belajar dan perkembangan mereka," menurut pernyataan itu.
Menurutnya, resolusi ini juga memberi perhatian khusus pada pemenuhan gizi ibu hamil dan menyusui, perlindungan anak dalam situasi konflik dan keadaan darurat kemanusiaan, serta penguatan kerja sama internasional, terutama untuk membantu negara berkembang yang masih menghadapi keterbatasan sumber daya dan kapasitas dalam menangani malnutrisi.
"Keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif Indonesia selama perundingan. Indonesia terus mengedepankan dialog dan menjembatani berbagai pandangan negara anggota, sehingga resolusi ini bisa diterima semua anggota Dewan HAM PBB tanpa keberatan," demikian pernyataan Kemlu.
Kemlu menambahkan bahwa adopsi resolusi tersebut memperkuat peran dan kontribusi Indonesia dalam mendorong hak anak dan pemenuhan hak ekonomi, sosial, serta budaya di tingkat global, sekaligus menegaskan pentingnya kerja sama internasional dalam pemenuhan gizi anak.
"Pencapaian ini juga memperkuat kepemimpinan Indonesia di Dewan HAM PBB, di mana Indonesia saat ini dipercaya memegang Presidensi, sebuah amanah yang menegaskan komitmen Indonesia dalam mendorong dialog, kerja sama, dan pemajuan hak asasi manusia di tingkat global," seperti dikutip.
Baca juga: PBB peringatkan krisis gizi parah di kalangan anak-anak Yaman
Baca juga: PBB serukan pendanaan segera untuk perangi malnutrisi akut pada anak
Baca juga: Wamen HAM tekankan kerja sama regional untuk perkuat pemajuan HAM
Pewarta: Asri Mayang Sari
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.