Rektor UIN: Lulusan kampus harus jadi problem solver di era otomatisasi
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof Noorhaidi Hasan menyatakan lulusan perguruan tinggi harus bisa menjadi problem solver atau memiliki kemampuan ANTARA News jogja 18 ...
Rektor UIN: Lulusan kampus harus jadi problem solver di era otomatisasi
Jumat, 14 Agustus 2026 15:15 WIB
Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. ANTARA/Hery Sidik.
Yogyakarta (ANTARA) - Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof Noorhaidi Hasan menyatakan lulusan perguruan tinggi harus bisa menjadi problem solver atau memiliki kemampuan mencari jalan keluar dari masalah, di era otomatisasi sekarang ini.
"Kalian harus hadir sebagai problem solver atas berbagai persoalan kehidupan. Jadilah orang yang mampu menawarkan gagasan untuk memperbaiki kualitas layanan serta kehidupan masyarakat," kata Rektor pada Wisuda Periode IV Tahun 2025/2026 UIN Sunan Kalijaga di Yogyakarta.
Menurut dia, generasi muda akan memasuki kehidupan yang diwarnai persaingan kekuatan global, perebutan pengaruh geopolitik, konflik dan peperangan, melemahnya kohesi sosial, serta perlambatan pertumbuhan ekonomi.
Tantangan tersebut semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi digital, bahkan otomatisasi mulai mengambil alih sebagian pekerjaan administratif dan analitis yang sebelumnya dikerjakan manusia.
"Karena itu percayalah dengan berbagai bekal yang telah Anda dapatkan selama kulliah, Anda mampu melakukannya," katanya.
Rektor UIN mengajak para wisudawan merayakan capaian ini sebagai salah satu tonggak penting dalam kehidupan, dan meyakini, gelar akademik bukan sekadar penanda berakhirnya masa studi, melainkan bekal untuk menentukan arah perjalanan hidup pada masa mendatang.
"Bergembiralah atas gelar yang Anda peroleh. Perjalanan ini penuh liku, membutuhkan mental serta daya tahan yang tangguh, dan Anda mampu melewatinya," katanya.
Rektor juga mengatakan, selama menempuh pendidikan, mahasiswa tidak hanya dibekali kompetensi keilmuan, tetapi pendampingan untuk mengembangkan keterampilan dan membentuk lulusan sebagai pembelajar sepanjang hayat yang siap memberikan pengabdian terbaik bagi negeri.
"Setidaknya terdapat tiga kemampuan dasar yang dibangun selama proses pendidikan, yakni berpikir logis, kritis, dan kreatif. Anda sekalian juga dilatih mengomunikasikan gagasan melalui penulisan karya ilmiah dan presentasi akademik," katanya.
Menurut dia, seluruh kemampuan tersebut dilengkapi dengan pembentukan karakter yang menjunjung integritas dan tanggung jawab dalam bingkai besar integrasi-interkoneksi.
Pada Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026, UIN Sunan Kalijaga pada hari pertama mewisuda sebanyak 552 lulusan, yang terdiri 87 wisudawan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, 236 wisudawan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 136 wisudawan Fakultas Sains dan Teknologi, 59 wisudawan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, dan 34 wisudawan Pascasarjana.
Pewarta : HRI
Editor:
Hery Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2026