pickleballvnz.com

Rekam Jejak Mentereng Sri Mulyani, Kini Dipercaya Pimpin Dana untuk Negara Miskin di Bank Dunia

 Bisnis Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:15 WIB VIVA – Babak baru karier Sri Mul...

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:15 WIB

VIVA – Babak baru karier Sri Mulyani Indrawati dimulai setelah tak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan. Ekonom yang selama bertahun-tahun menjadi wajah kebijakan fiskal Indonesia itu, kini kembali dipercaya mengemban peran penting di Bank Dunia, lembaga keuangan internasional yang pernah menjadi tempatnya berkarier lebih dari satu dekade lalu.

Baca Juga

Usai malang melintang di pemerintahan Indonesia dan berbagai organisasi internasional, kini ia memiliki jabatan penting di Bank Dunia. Berikut informasi selengkapnya, sebagaimana dihimpun Viva pada Kamis, 6 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sri Mulyani Resmi Dapat Jabatan Baru di Bank Dunia

Baca Juga

Bank Dunia menunjuk Sri Mulyani sebagai Independent Co-Chair of International Development Association (IDA) Replenishment ke-22 atau Ketua Independen IDA22.

Dalam jabatan tersebut, Sri Mulyani akan memimpin proses pengisian kembali dana IDA22 bersama Direktur Pelaksana Bank Dunia, Paschal Donohoe. Ia dipilih melalui proses seleksi yang melibatkan perwakilan negara donor dan negara peminjam.

Baca Juga

Posisi ini bukan sekadar jabatan seremonial. Sri Mulyani akan berperan menggalang dukungan kebijakan dan komitmen pendanaan dari berbagai negara agar program pembangunan di negara-negara termiskin tetap berjalan dalam beberapa tahun ke depan.

Apa Tugas Baru Sri Mulyani?

Seperti disinggung sebelumnya, International Development Association (IDA) merupakan lembaga pendanaan di bawah Grup Bank Dunia yang berfokus membantu negara-negara berpendapatan rendah melalui pinjaman berbunga rendah, pinjaman tanpa bunga, hingga hibah.

Sebagai Ketua Independen IDA22, Sri Mulyani bertanggung jawab memimpin proses pengisian kembali dana yang dilakukan setiap tiga tahun. Proses tersebut bertujuan menghimpun komitmen pendanaan dari negara-negara donor yang nantinya disalurkan untuk mendukung pembangunan di berbagai belahan dunia.

Dana tersebut digunakan untuk membiayai beragam program strategis, mulai dari pengentasan kemiskinan ekstrem, pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, hingga memperkuat ketahanan ekonomi negara-negara berkembang.

Sejak berdiri pada 1960, IDA telah menyalurkan lebih dari 632 miliar dolar Amerika Serikat kepada 115 negara. Sementara siklus IDA22 akan menentukan besaran pembiayaan bagi 78 negara hingga 2031.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan Kali Pertama Berkarier di Bank Dunia

Penunjukan ini bukan pengalaman pertama Sri Mulyani di Bank Dunia. Pada 2010, ia pernah menjadi orang Indonesia pertama yang dipercaya menduduki posisi Direktur Pelaksana Bank Dunia.

Halaman Selanjutnya

Saat itu, Sri Mulyani meninggalkan kursi Menteri Keuangan untuk bergabung dengan lembaga tersebut. Enam tahun kemudian, ia kembali ke Indonesia setelah diminta Presiden Joko Widodo memimpin lagi Kementerian Keuangan.