pickleballvnz.com

Rano Karno Minta Warga Tak Panik Asap Karhutla ke Jakarta

Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meminta masyarakat tidak panik menyikapi asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terdeteksi masuk ke wilayah Jakarta.Ia menyebut Pemprov DK...

Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meminta masyarakat tidak panik menyikapi asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terdeteksi masuk ke wilayah Jakarta.

Ia menyebut Pemprov DKI memiliki sejumlah upaya pengendalian polusi udara, termasuk penggunaan water mist atau penyemprotan air, serta mengingatkan warga untuk mengenakan masker.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang pasti, kita enggak boleh panik. Ini situasi memang alam sedang seperti ini," kata Rano dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Sabtu (17/10).

Rano mengatakan penyemprotan air melalui teknologi water mist merupakan salah satu upaya yang pernah dilakukan Pemprov DKI untuk mengendalikan polusi di sejumlah wilayah. Namun, ia mengingatkan langkah tersebut bukan satu-satunya upaya yang dapat dilakukan.

"Water spray, itu salah satu juga, bukan satu-satunya. Salah satunya untuk mengendalikan (kabut asap) di beberapa wilayah," ujarnya.

Selain itu, Rano mengingatkan masyarakat untuk menggunakan masker sebagai langkah antisipasi. Ia juga menyebut flu tengah terjadi di sejumlah tempat dan meminta masyarakat memperhatikan kondisi kesehatan.

"Saya minta maaf, izin kemarin saya kena flu. Tapi alhamdulillah, saya swab, hasilnya negatif. Artinya saya cuma flu kelelahan saja.Iini harus kita beritahu kepada masyarakat," katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Utama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Guswanto mengatakan asap karhutla terdeteksi di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat sejak Jumat (16/10). Asap tersebut diketahui berasal dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kalimantan.

Meski demikian, BMKG masih memantau pergerakan asap untuk memastikan apakah sebarannya meningkatkan konsentrasi polutan di permukaan atau hanya melintas di lapisan atmosfer atas.

Guswanto mengatakan risiko kesehatan perlu dilihat berdasarkan data kualitas udara, terutama konsentrasi partikulat halus PM2.5, bukan hanya citra satelit sebaran asap.

Sebagai langkah antisipasi, ia mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker, khususnya jenis KN95, KF94, atau N95.

Berdasarkan data BMKG pada Sabtu (17/10) pukul 10.00 WIB, konsentrasi PM2.5 di Kemayoran, Jakarta, tercatat sebesar 72,2 mikrogram per meter kubik (µg/m³) dan masuk kategori tidak sehat.

PM2.5 merupakan partikel udara berukuran lebih kecil atau sama dengan 2,5 mikrometer. Konsentrasinya diukur menggunakan metode penyinaran sinar beta (Beta Attenuation Monitoring) dengan satuan mikrogram per meter kubik (µg/m³).

(del/fra)