Rafalentino/Ethan tantang unggulan ketiga pada babak kedua M15 Bali - ANTARA News Bali
Jakarta (ANTARA) - Ganda putra Indonesia Rafalentino Ali Da Costa/Ethan David Zapp akan menghadapi unggulan ketiga Isaac Becroft/Daisuke Sumizawa pada babak kedua turnamen ITF M15 Amman Mineral Men's World Tenn...
Jakarta (ANTARA) - Ganda putra Indonesia Rafalentino Ali Da Costa/Ethan David Zapp akan menghadapi unggulan ketiga Isaac Becroft/Daisuke Sumizawa pada babak kedua turnamen ITF M15 Amman Mineral Men's World Tennis Championship Seri II di Nusa Dua, Bali, Rabu.
Pasangan muda Indonesia itu melaju ke babak kedua setelah menundukkan duet India Shanker Heisnam/Arjun Rathi dengan 4-6, 6-4, 10-7 dalam pertandingan yang berlangsung selama 1 jam 18 menit, Selasa (28/7).
Rafalentino/Ethan sempat tertinggal setelah kehilangan set pertama. Namun, keduanya bangkit pada set kedua dengan permainan yang lebih sabar dan disiplin hingga memaksakan laga berlanjut ke super tiebreak.
Pada set penentuan, pasangan Merah Putih ini tampil lebih agresif dan menjaga keunggulan sejak awal sebelum memastikan kemenangan 10-7.
Dalam keterangan tertulis, Rafalentino dan Ethan mengatakan keberhasilan pada laga perdana diraih berkat keberanian tampil tanpa beban dan fokus mengeluarkan kemampuan terbaik sepanjang pertandingan.
Hasil tersebut membuat Rafalentino/Ethan menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang lolos ke babak kedua nomor ganda putra.
Menghadapi unggulan ketiga pada babak kedua, keduanya bertekad tetap bermain lepas sesuai karakter permainan masing-masing dan berupaya menciptakan kejutan.
Sementara itu, Becroft/Sumizawa memastikan tiket ke babak kedua setelah menyingkirkan pasangan Indonesia Anthony Susanto/Gunawan Trismuwantara dalam tiga set dengan skor 4-6, 7-5, 10-1.
Indonesia juga kehilangan satu pasangan lainnya dari ganda putra setelah Renaldi Aquila Salim/Ashwin Ryan Sharma kalah dari pasangan Australia Jack Bruce-Smith/Stefan Storch dengan 2-6, 6-7(5).
Pewarta: Arindra Meodia
Editor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.