pickleballvnz.com

Putri Mahkota Swedia Sambangi Sekolah Tahan Gempa, Dengar Cerita Trauma Guru

Bagi para guru dan siswa SMK Negeri 1 Pemenang, pengalaman gempa 2018 masih menyisakan trauma. Hasanawati, Guru Pendidikan Pancasila di SMK Negeri 1 Pemenang, mengatakan rasa khawatir masih muncul ketika menden...

Bagi para guru dan siswa SMK Negeri 1 Pemenang, pengalaman gempa 2018 masih menyisakan trauma. Hasanawati, Guru Pendidikan Pancasila di SMK Negeri 1 Pemenang, mengatakan rasa khawatir masih muncul ketika mendengar suara yang mengingatkan mereka pada gempa.

“Walaupun sebenarnya masih ada sedikit trauma. Trauma itu memang susah untuk dihilangkan,” kata Hasanawati.

Menurut dia, kondisi sekolah saat ini jauh lebih nyaman dibandingkan kelas darurat yang digunakan setelah gempa. Kelas darurat yang sebelumnya ditempati siswa terasa panas saat siang hari dan bahkan pernah mengalami kebanjiran ketika musim hujan.

Kondisi tersebut berbeda dengan bangunan baru yang dibangun melalui dukungan UNDP. Hasanawati menilai struktur bangunan memberikan rasa aman karena dirancang tahan gempa.

Ia mengaku melihat langsung proses pembangunan, termasuk fondasi bangunan sekolah yang menurutnya cukup dalam. Selain itu, setiap ruang kelas memiliki dua pintu, jendela yang tebal, serta menggunakan bata ringan pada bagian tembok.

“Kalau misalnya terjadi gempa lagi, mudah-mudahan tidak terlalu membahayakan. Jadi Alhamdulillah kami sangat berterima kasih kepada UNDP sudah memberikan kami sumbangan berupa bangunan,” ujarnya.

Bukan Sekadar Membangun Kembali

Rekonstruksi fasilitas kesehatan, sekolah, dan infrastruktur berkualitas menjadi fondasi bagi kesejahteraan masyarakat dan pemulihan jangka panjang.

Melalui PETRA, pembangunan kembali tidak hanya diarahkan untuk menggantikan fasilitas yang rusak akibat bencana. Program tersebut juga menunjukkan bagaimana rekonstruksi pascabencana dapat dilakukan dengan melibatkan lembaga dan masyarakat setempat untuk memperkuat ketahanan, inklusi, serta membuka peluang bagi masa depan.

Program ini menjadi salah satu contoh kemitraan jangka panjang antara Indonesia, UNDP, dan Jerman dalam mendukung pemulihan masyarakat Lombok setelah bencana.