Psikologi di Balik Aroma Parfum yang Jarang Disadari, Begini Cara Memilihnya
Lifestyle Minggu, 26 Juli 2026 - 10:41 WIB VIVA – Memilih parfum sering k...
Minggu, 26 Juli 2026 - 10:41 WIB
VIVA – Memilih parfum sering kali dianggap sekadar persoalan selera. Padahal, di balik keputusan seseorang menyukai aroma tertentu, terdapat faktor psikologis yang tidak selalu disadari. Wewangian memiliki hubungan erat dengan emosi, memori, hingga cara seseorang mengekspresikan kepribadiannya. Tak heran jika dua orang yang mencium aroma yang sama bisa memberikan respons yang sangat berbeda.
Baca Juga
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa indera penciuman memiliki keterkaitan langsung dengan bagian otak yang mengatur emosi dan ingatan. Hal inilah yang membuat aroma tertentu mampu membangkitkan kenangan masa kecil, mengingatkan pada seseorang, atau bahkan memengaruhi suasana hati. Oleh karena itu, memilih parfum sebaiknya tidak hanya mengikuti tren atau rekomendasi orang lain, melainkan berdasarkan kecocokan dengan diri sendiri.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Lantas, bagaimana cara memilih parfum yang benar-benar sesuai? Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Baca Juga
1. Pahami bahwa parfum adalah bagian dari identitas diri
Parfum bukan hanya pelengkap penampilan, tetapi juga dapat menjadi cara seseorang menampilkan karakter. Ada orang yang lebih nyaman menggunakan aroma segar karena mencerminkan kepribadian aktif dan energik. Sebaliknya, sebagian orang lebih memilih aroma hangat atau woody untuk memberikan kesan tenang, dewasa, dan elegan.
Baca Juga
Karena sifatnya yang sangat personal, tidak ada aroma yang benar-benar cocok untuk semua orang. Setiap individu memiliki preferensi yang dipengaruhi oleh pengalaman hidup, kebiasaan, hingga lingkungan tempat mereka beraktivitas.
2. Jangan hanya mengandalkan rekomendasi
Banyak orang membeli parfum berdasarkan ulasan di media sosial atau rekomendasi teman. Cara ini memang dapat menjadi referensi awal, tetapi belum tentu menghasilkan pilihan terbaik.
Preferensi aroma setiap orang berbeda. Wewangian yang terasa nyaman bagi satu orang belum tentu memberikan kesan yang sama pada orang lain. Oleh sebab itu, penting untuk mencoba parfum secara langsung agar dapat mengetahui bagaimana aroma tersebut berkembang di kulit masing-masing.
3. Kenali karakter aroma yang paling disukai
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebelum menentukan pilihan, cobalah mengenali kelompok aroma yang paling sesuai dengan preferensi pribadi. Beberapa karakter parfum yang umum dijumpai antara lain:
Fresh, memberikan kesan bersih, ringan, dan menyegarkan.
Floral, identik dengan nuansa feminin, lembut, dan romantis.
Fruity, menghadirkan aroma manis yang terasa ceria dan energik.
Sweet, cocok bagi pencinta wewangian yang lebih lembut dan hangat.
Woody, memberikan kesan elegan, tenang, dan berkarakter.
Halaman Selanjutnya
Warm atau intense, menghadirkan nuansa yang lebih dalam dan tahan lama. Mengenali kategori aroma dapat membantu mempersempit pilihan tanpa harus memahami istilah parfum yang rumit.