pickleballvnz.com

Profil Yusuf Jauhari, Kepala Badan Logistik Kemenhan yang Kini Jadi Wamenhan - Profil Katadata.co.id

Presiden Prabowo Subianto kembali mengocok (reshuffle) posisi menteri-menteri dan pejabat lainnya dalam jajaran kabinetnya. Salah satu pejabat baru yang dilantik Prabowo adalah Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari ...

Presiden Prabowo Subianto kembali mengocok (reshuffle) posisi menteri-menteri dan pejabat lainnya dalam jajaran kabinetnya. Salah satu pejabat baru yang dilantik Prabowo adalah Marsekal Madya TNI Yusuf Jauhari sebagai Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10). 

Berikut ini profil Yusuf Jauhari. Pria kelahiran Semarang, 4 Oktober 1967 ini sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Logistik Pertahanan (Baloghan) di Kementerian Pertahanan (Kemhan).

Jabatan baru ini menambah tanggung jawab Yusuf dalam mendukung pengelolaan pertahanan nasional. Ia memiliki pengalaman panjang di lingkungan Kemhan, terutama dalam bidang administrasi, pengelolaan informasi, sarana, dan logistik pertahanan.

Yusuf merupakan perwira tinggi TNI Angkatan Udara (TNI AU) lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 1990. Sebelum masuk jajaran pimpinan Kemhan, ia meniti karier militer hingga mendapat sejumlah penugasan strategis di lingkungan kementerian tersebut.

Karier Yusuf di Kemhan Dimulai pada 2016

Karier Yusuf di Kemhan dimulai pada 2016 ketika ia menjabat Kepala Bagian Rumah Tangga Sekretariat Jenderal Kemhan. Selang setahun kemudian, ia dipercaya menjadi Kepala Pusat Data dan Informasi Kemhan.

Pada 2019, Yusuf menjabat Kepala Biro Umum Sekretariat Jenderal Kemhan. Setahun berselang, ia mendapat kepercayaan memimpin Badan Sarana Pertahanan (Baranahan) Kemhan.

Pengalaman di bidang sarana pertahanan kemudian menjadi bagian penting dalam perjalanan karirnya. Pada 2024, status jabatan Kepala Baranahan ditingkatkan menjadi setingkat bintang tiga. Yusuf tetap dipercaya memimpin lembaga tersebut.

Pada 5 Agustus 2025, nomenklatur Baranahan berubah menjadi Badan Logistik Pertahanan (Baloghan) melalui Peraturan Presiden Nomor 85 Tahun 2025. Yusuf kembali dipercaya memimpin badan tersebut dan menjalankan tugas hingga dilantik menjadi Wamenhan.

Selama menjabat Kepala Baloghan, Yusuf berada di posisi strategis dalam pengelolaan logistik pertahanan. Bidang ini berkaitan dengan dukungan kebutuhan peralatan, distribusi bantuan, serta sarana yang menunjang operasional pertahanan.

Pengalamannya di bidang logistik dan pengelolaan informasi menjadi bekal bagi Yusuf untuk menjalankan tugas baru di Kemhan. Penunjukannya juga melanjutkan perjalanan kariernya di kementerian tersebut, yang telah berlangsung sejak 2016.

Dengan jabatan barunya sebagai Wamenhan, Yusuf kini menjadi bagian dari jajaran pimpinan yang mendukung pelaksanaan kebijakan pertahanan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Penulis: Reihan Cahya (magang)