pickleballvnz.com

Profil Jung Seung-hyun, Bek Ulsan HD yang Diduga Ditampar Shin Tae-yong hingga Berujung Sanksi Berat

 Bola Jumat, 24 Juli 2026 - 17:09 WIB VIVA – Pelatih Persija Jakarta, Shin...

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:09 WIB

VIVA – Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, mendapat sanksi berat dari Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) terkait kasus dugaan kekerasan terhadap pemain saat dirinya menangani Ulsan HD.

Baca Juga

Dilansir dari media Korea Selatan, News1, seorang pejabat KFA menyatakan bahwa Komite Disiplin telah mengambil keputusan terkait sanksi terhadap Shin Tae-yong pada awal Juli 2026. Keputusan tersebut juga telah disampaikan kepada pihak Shin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pertemuan Komite Disiplin [KFA] mengenai pelatih Shin Tae Yong diadakan awal bulan ini, dan tindakan disiplin tersebut baru-baru ini diberitahukan," ujar pejabat tersebut pada Jumat (24/7/2026).

Baca Juga

Pelatih baru Persija Jakarta Shin Tae-yong

Photo :

Meski keputusan telah dibuat, KFA tidak mengungkapkan secara rinci bentuk sanksi yang dijatuhkan. Menurut pejabat tersebut, sebagian informasi tidak dapat dipublikasikan karena berkaitan dengan data pribadi yang sensitif.

Baca Juga

"Kami hanya diberi tahu bahwa detail tindakan disiplin tersebut tidak dapat diungkapkan karena melibatkan informasi pribadi yang sensitif," tuturnya.

Shin Tae-yong sendiri baru diperkenalkan sebagai pelatih Persija Jakarta pada Juni 2026. Saat ini, ia tengah mempersiapkan skuad Macan Kemayoran untuk menghadapi turnamen pramusim Piala Presiden 2026 dan kompetisi musim baru.

Namun, sanksi yang dijatuhkan KFA dilaporkan tidak secara langsung memengaruhi aktivitas kepelatihan Shin di Indonesia. News1 menyebut hukuman tersebut hanya berlaku di wilayah Korea Selatan.

Menurut laporan Yonhap, sanksi tersebut berkaitan dengan sejumlah bentuk hukuman, termasuk penangguhan lisensi kepelatihan hingga 10 tahun, larangan berpartisipasi dalam pertandingan, serta kemungkinan pengusiran dari lingkungan sepak bola Korea Selatan.

Sanksi tersebut diduga merupakan buntut kontroversi selama Shin Tae-yong menangani Ulsan HD pada 2025.

Awal Kontroversi Shin Tae-yong di Ulsan HD

Shin Tae-yong ditunjuk sebagai pelatih kepala Ulsan HD pada Agustus 2025. Saat itu, klub tengah mengalami penurunan performa setelah sebelumnya berhasil meraih gelar K-League selama tiga musim berturut-turut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ulsan kemudian melakukan perubahan di jajaran kepelatihan dan menunjuk Shin Tae-yong untuk menggantikan Kim Pan-gon.

Namun, masa kepemimpinan Shin di Ulsan HD hanya berlangsung sekitar dua bulan dan diwarnai sejumlah kontroversi. Selain hasil buruk di lapangan, muncul laporan mengenai konflik internal antara sang pelatih dan beberapa pemain.

Halaman Selanjutnya

Salah satu pemain yang disebut terlibat dalam konflik tersebut adalah bek senior Ulsan HD, Jung Seung-hyun.