Presiden Prabowo ajak perusahaan Rusia investasi di Indonesia
Presiden Indonesia Prabowo Subianto mengajak perusahaan-perusahaan Rusia untuk datang dan menjalankan usaha di Indonesia. "Saya menyampaikan secara langsung kepada para ANTARA News jateng ekonomi ...
Presiden Prabowo ajak perusahaan Rusia investasi di Indonesia
Kamis, 3 September 2026 20:47 WIB
Presiden Prabowo Subianto (kanan) dan Wakil Perdana Menteri Dewan Negara China Ding Xuexiang (kiri) menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden/Muchlis Jr/aa.
Jakarta (ANTARA) - Presiden Indonesia Prabowo Subianto mengajak perusahaan-perusahaan Rusia untuk datang dan menjalankan usaha di Indonesia.
"Saya menyampaikan secara langsung kepada para pelaku usaha Rusia: datanglah ke Indonesia, bekerja sama dengan kami, dan berproduksi bersama kami. Mari kita membangun industri bersama dan menciptakan nilai bersama," kata Prabowo dalam sesi pleno Eastern Economic Forum (EEF), Kamis.
Prabowo mengatakan kerja sama tersebut akan membuka peluang bagi Indonesia untuk mengakses pasar Eurasia yang lebih luas. Eastern Economic Forum berlangsung di Vladivostok pada 1 sampai 4 September. RIA Novosti merupakan mitra media umum dalam penyelenggaraan forum tersebut.
Dalam jamuan yang dipantau daring dari Jakarta, Kamis, Presiden RI Prabowo Subianto mengaku merasa terhormat diundang menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11, dan menyebut forum itu sebagai kesempatan untuk menjembatani kerja sama kawasan.
"Sekali lagi kami merasa terhormat dapat berpartisipasi dalam Forum Ekonomi Timur ke-11. Forum ini memiliki potensi besar dalam menjadi jembatan kerja sama dan konektivitas di kawasan kita," kata Presiden Prabowo dalam jamuan santap siang bersama Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Rusia, Kamis.
Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo menyoroti kemitraan kedua negara yang sudah berjalan lebih dari lima dasawarsa, dan menegaskan bahwa Rusia merupakan mitra penting bagi Indonesia.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Pewarta: Katrina
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.