Presiden minta dalami dugaan ikatan pembakar lahan dengan korporasi
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya untuk mendalami modus pembakaran lahan penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diduga dilakukan individu diduga terkait dengan korporas...
Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto meminta jajarannya untuk mendalami modus pembakaran lahan penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diduga dilakukan individu diduga terkait dengan korporasi tertentu.
Dalam rapat koordinasi di Pekanbaru, Riau, yang dipantau daring dari Jakarta, Senin, Presiden Prabowo Subianto mendengarkan laporan Kapolda Riau, Irjen. Pol. Herry Heryawan mengenai pemasangan plang peringatan yang melarang penanaman di lahan bekas terbakar sebagai antisipasi modus korporasi menggunakan petani atau masyarakat untuk melakukan pembakaran untuk membersihkan lahan.
"Ada bukti-bukti atau indikasi ke arah korporasi yang menyuruh?," tanya Presiden kepada Kapolda.
Kapolda Riau kemudian menjelaskan bahwa sampai saat ini belum memiliki bukti jelas terkait nama korporasi yang melakukan modus tersebut.
Namun, Herry menyebut terdapat tiga tersangka yang diamankan pada 2025 diketahui tidak memiliki kebun di wilayah kejadian karhutla tapi berada di lokasi karena alasan memancing, meski tidak terdapat lokasi pemancingan di wilayah tersebut.
"Tolong dibawa ke Jakarta, tolong dikirim ke Jakarta, Kapolri. Kita dalami. Nanti pendalamannya saya juga minta BIN ikut," ujar Presiden merespons hal tersebut.
Dalam kesempatan tersebut Prabowo juga mendengarkan lima perusahaan sawit di Riau menerima sanksi dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) karena arealnya mengalami kebakaran.
Menanggapi hal tersebut, Presiden kemudian meminta nama perusahaan tersebut untuk memastikan mereka sudah melakukan perbaikan.
"Pokoknya siapa perusahaan yang tidak mau ikut menjaga, itu kita cabut," kata Presiden.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto tiba di Riau pada pagi hari ini untuk meninjau penanganan karhutla Sumatera, secara khusus di wilayah Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.
Baca juga: Presiden Prabowo tiba di Riau, tinjau langsung penanganan karhutla
Baca juga: Prabowo minta izin korporasi dicabut jika terindikasi bakar lahan
Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.