Presiden FIGC Malago: Kontrak dengan Perusahaan Taruhan Jadi Batu Sandungan Pirlo Latih Italia |Republika Online
REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Presiden FIGC Giovanni Malago mengungkap alasan di balik batalnya Andrea Pirlo menjadi pelatih timnas Italia. Menurut dia, keputusan itu diambil setelah muncul persoalan terkait kerja s...
REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Presiden FIGC Giovanni Malago mengungkap alasan di balik batalnya Andrea Pirlo menjadi pelatih timnas Italia. Menurut dia, keputusan itu diambil setelah muncul persoalan terkait kerja sama Pirlo dengan perusahaan taruhan asal Rusia, Fonbet.
Dikutip dari Football Italia pada Selasa (28/7/2026), Malago mengakui sebelumnya FIGC telah menyetujui nama Pirlo sebagai calon pelatih pengganti. Pilihan tersebut didukung Direktur Teknik Club Italia Paolo Maldini dan penasihat khusus Leonardo.
Namun, situasi berubah setelah diketahui Pirlo masih memiliki kontrak sebagai duta global Fonbet, perusahaan taruhan asal Rusia yang dilarang.
"Saya sama sekali tidak menyadari kolaborasi itu sejak Juli 2025 dan tampaknya direktur teknik juga tidak mengetahuinya. Itu membuat kami harus berpikir ulang," kata Malago.
Ia menegaskan, keputusan membatalkan penunjukan Pirlo bukan dipicu konflik internal, melainkan pertimbangan etika dan waktu yang dianggap tidak tepat.
"Tidak ada kemarahan atau kontroversi. Hanya ada kekecewaan. Kami menghadapi situasi yang benar-benar unik bahkan sebelum memulai," ujarnya.
Malago juga membantah adanya alasan lain di balik batalnya Pirlo. Menurut dia, seluruh proses berjalan transparan dan telah disepakati bersama dengan Maldini maupun Leonardo.
Kegagalan menunjuk Pirlo berbuntut panjang. Paolo Maldini dan Leonardo akhirnya memilih mundur dari Club Italia hanya empat hari setelah mempresentasikan proyek mereka kepada Lega Serie A.
Malago mengaku tetap menghormati kedua legenda AC Milan tersebut meski berpisah jalan.
"Jika saya bisa kembali ke masa lalu, saya hanya bisa berterima kasih kepada Maldini dan Leonardo. Mereka adalah pria terhormat dan sangat jujur dalam pandangan mereka," katanya.
Sebagai gantinya, FIGC mengangkat Roberto Mancini sebagai pelatih kepala dan Claudio Ranieri menggantikan Maldini.