Presiden Federasi Argentina Menghormati Lionel Messi: Kisah yang Akan Abadi
Bagikan: JAKARTA - Presiden Federasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio Tapia, memberikan penghormatan yang...
Bagikan:
JAKARTA - Presiden Federasi Sepak Bola Argentina (AFA), Claudio Tapia, memberikan penghormatan yang setinggi langit kepada kapten Lionel Messi atas kontribusinya yang luar biasa bagi Albiceleste.
Juara bertahan Argentina kalah 0-1 di babak perpanjangan dari Spanyol di final Piala Dunia 2026 pada Minggu, 19 Juli 2026, waktu lokal, di New Jersey.
Messi, yang pada Minggu menjadi pemain pertama yang menjadi starter di tiga final Piala Dunia, gagal menunjukkan performa terbaiknya melawan Spanyol setelah sebelumnya bersinar dengan delapan gol dan empat assist di Piala Dunia 2026.
Tapia mengunggah foto Messi yang emosional berdiri di lapangan Stadion MetLife setelah menerima medali runner-up.
"Kisah yang akan abadi. Tidak ada kata-kata dalam kamus yang dapat mengungkapkan rasa terima kasih kami atas semua yang telah Anda berikan kepada kami, kapten."
BACA JUGA:
"Untuk sepak bola Anda, untuk kepemimpinan Anda yang tak tergoyahkan baik di dalam maupun di luar lapangan, serta telah mengajarkan seluruh bangsa untuk bermimpi dan berjuang dengan sepenuh hati hingga detik terakhir," tulis Tapia.
Messi tidak berhenti untuk berbicara kepada wartawan ketika meninggalkan Stadion MetLife setelah mencatatkan penampilan ke-205 untuk Albiceleste dan masih belum jelas apakah pertandingan melawan Spanyol itu ialah pertandingan terakhirnya mengenakan seragam Argentina.
Penyerang Inter Miami itu telah memimpin Argentina meraih kejayaan Piala Dunia di final 2022 melawan Perancis, diapit oleh dua gelar juara Copa America berturut-turut (2021 dan 2024).
Pada Piala Dunia 2026, Messi meningkatkan jumlah gol internasionalnya menjadi 125 gol, hanya kalah dari Cristiano Ronaldo yang mencetak 146 gol.
"Terima kasih atas setiap momen kebahagiaan yang kau ukir di jiwa kami, atas setiap air mata kebanggaan, dan atas pengibaran bendera kami ke puncak dunia."
"Kau abadi, Leo. Kau adalah raksasa. Kau menjadikan kami negara paling bahagia di dunia. Rumah ini--rumahmu--akan mencintaimu selamanya. Terima kasih banyak. Selamanya milik kami," lanjut tulisan Tapia.
Tapia juga memberikan penghormatan kepada pelatih Argentina Lionel Scaloni. Scaloni, yang memimpin Albiceleste sejak 2018, mengatakan setelah kekalahan melawan Spanyol bahwa ia akan meluangkan waktu untuk memikirkan masa depannya, karena kontraknya akan berakhir pada akhir tahun 2026.
Tapia membagikan foto di Instagram di mana ia terlihat memeluk Scaloni setelah final Piala Dunia 2026.
"Anda luar biasa. Kami bangga dengan kerja keras Anda, dedikasi Anda, dan kecintaan Anda pada tim nasional ini," tulis Tapia.
Tapia juga memberikan penghargaan kepada kiper veteran Emiliano Martinez. Terpilih sebagai kiper terbaik di Piala Dunia 2022, Martinez melakukan 11 penyelamatan melawan Spanyol, terbanyak dalam final Piala Dunia.
"Anda yang terbaik di dunia dan tidak ada cukup kata untuk berterima kasih kepada Anda. Terima kasih telah membiarkan kami menyentuh langit dengan tangan kami, untuk momen abadi yang Anda ciptakan di Qatar, dan terus memberikan yang terbaik di Amerika Serikat."
"Anda seorang raksasa, Dibu (panggilan Martinez)! Di lapangan dan dalam hidup, kamu adalah kiper terbaik yang pernah kulihat, seorang pria gila yang menyenangkan yang mengembalikan harga diri kami dan hak untuk bermimpi besar."
"Setiap kali kamu terbang, kami semua terbang bersamamu. Kami akan mencintaimu seumur hidup kami--terima kasih telah menjadi dirimu!" tulis Tapia di Instagram.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+