Prancis Berpeluang Pecahkan Rekor Italia di Piala Dunia
Jakarta, CNN Indonesia -- Menjelang semifinal Piala Dunia 2026 melawan Spanyol, Prancis telah dinanti berbagai rekor baru termasuk melampaui catatan apik Italia pada masa lampau.Prancis menatap laga ketujuh di ...
Jakarta, CNN Indonesia --
Menjelang semifinal Piala Dunia 2026 melawan Spanyol, Prancis telah dinanti berbagai rekor baru termasuk melampaui catatan apik Italia pada masa lampau.
Prancis menatap laga ketujuh di Piala Dunia edisi Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko. Enam laga diakhiri Les Bleus dengan sempurna. Tak ada kata kalah atau imbang, hanya kemenangan.
Lantas menatap laga kontra Spanyol, Prancis sedang menanti kemenangan ketujuh beruntun mereka di Piala Dunia. Jika berhasil menumbangkan La Furia Roja, tim Ayam Jantan sah samai rekor Italia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi
- Jadwal Siaran Langsung Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia
- Semifinal Piala Dunia 2026: Bertabur Gelar dan Langka
- Trisula Les Bleus Menyala, Dua Bintang Spanyol Mati Suri
Rekor apa yang dimaksud? Hingga saat ini, hanya Italia sebagai satu-satunya tim Eropa yang mampu memetik tujuh kemenangan beruntun di Piala Dunia.
Tujuh win streak tersebut diraih Gli Azzurri pada dua edisi Piala Dunia beruntun, yakni pada 1934 dan 1938. Kini, catatan itu berpotensi disamai oleh Prancis jika sukses mengalahkan Spanyol.
Apabila Prancis juga berhasil menang di final, Les Bleus resmi memecahkan rekor Italia sebagai tim Eropa dengan delapan kemenangan berturut-turut di panggung dunia.
Di samping itu, Prancis juga dinanti sederet catatan apik lainnya jelang bentrok dengan Spanyol. Salah satunya yakni menginjak partai final dalam tiga edisi Piala Dunia beruntun.

Semifinal lawan Spanyol juga jadi yang kedelepan kalinya bagi Prancis. Catatan juara dua kali pesta bola itu tampil delapan kali di semifinal hanya kalah dari Jerman yang telah mencapai 12 penampilan di babak perebutan tiket final.
Dalam laga semifinal, Prancis punya catatan cukup meyakinkan. Setelah kalah dalam semifinal 1958, 1982, dan 1986, Tim Ayam Jantan memenangi semifinal pada 1998, 2006, 2018, dan 2022.
[Gambas:Video CNN]
(afr/nva)
Add
as a preferred
source on Google