pickleballvnz.com

Prabowo resmikan Stasiun Tawang, lanjut jajal Nusantara Explorer - ANTARA News Jambi

Jakarta (ANTARA) -  Presiden Prabowo Subianto meresmikan Stasiun Semarang Tawang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis, setelah bangunan bersejarah itu selesai direvitalisasi secara resmi untuk pertama kalinya ole...

Jakarta (ANTARA) -  Presiden Prabowo Subianto meresmikan Stasiun Semarang Tawang, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis, setelah bangunan bersejarah itu selesai direvitalisasi secara resmi untuk pertama kalinya oleh PT KAI sejak Mei 2025 sampai dengan Desember 2025.

Dalam acara peresmian itu, Presiden Prabowo menekan tombol sirine bersama-sama dengan Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Kamis, 30 Juli 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini saya resmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang," kata Presiden Prabowo yang dilanjutkan dengan menekan tombol sirine sebagai simbol peresmian.

Selepas itu, Presiden Prabowo menyalami satu per satu pejabat yang ikut menekan tombol sirine bersama dirinya.

Baca juga: Presiden Prabowo tiba di Stasiun Semarang Tawang resmikan revitalisasi

Presiden Prabowo, bersama rombongan pejabat tersebut, kemudian berjalan menuju peron untuk menjajal layanan Kereta Nusantara Explorer, yang merupakan layanan terbaru dari PT KAI untuk mendukung pariwisata.

Dari Kota Semarang, Presiden Prabowo menaiki Kereta Nusantara Explorer menuju Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Di Kabupaten Batang, Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri acara akad massal KPR 62.000 unit rumah subsidi yang digelar secara serentak di 165 titik di 372 kabupaten/kota di 36 provinsi.

Dalam kesempatan terpisah, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, yang mendampingi agenda kunjungan kerja Presiden di Jawa Tengah, menjelaskan Kereta Nusantara Explorer merupakan wujud dari keinginan Presiden Prabowo agar KAI mempunyai layanan kereta penumpang yang indah dan elegan.

"Kereta ini merupakan wujud keinginan Presiden agar KAI memiliki layanan kereta penumpang yang indah, elegan, dan nyaman bagi masyarakat," kata Seskab Teddy.

Sementara itu, terkait revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, bangunan peninggalan pemerintah kolonial Hindia Belanda itu saat ini berstatus cagar budaya berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor PM.57/PW007/MKP/2010.

Revitalisasi itu, yang merupakan arahan Presiden Prabowo kepada KAI, dikerjakan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang selama 240 hari, terhitung sejak 5 Mei sampai dengan 30 Desember 2025.

Baca juga: Direktur Utama KAI Laporkan Percepatan Penataan Keselamatan Perlintasan kepada Presiden Prabowo

Cakupan revitalisasi di Stasiun Semarang Tawang mencakup penataan ruang tunggu luxury, ruang VIP, hall utama, perbaikan selasar, serta peningkatan sistem drainase untuk mengantisipasi genangan dan banjir pada musim hujan.

Renovasi itu bertujuan mengembalikan keaslian fasad arsitektur sejarah, mengatasi persoalan genangan air dan banjir rob, sekaligus meningkatkan fasilitas dan kenyamanan layanan bagi pelanggan.

Stasiun Semarang Tawang dibangun oleh Nederlandsch-Indische Maatschappij (NISM) pada 1911 dan beroperasi pada 1914. Bangunan stasiun dirancang oleh arsitek Belanda Sloth-Blauwboer dan dibangun oleh pada tahun 1911 hingga diresmikan pada tahun 1914.

Baca juga: Istana: Presiden perintahkan jajarannya beri layanan terbaik bagi korban laka kereta

Baca juga: Prabowo tantang KAI selesaikan 30 rel dan rangkaian baru dalam setahun

Baca juga: Airlangga: Anggaran Rp4 T untuk perbaikan 1.800 lintasan KA dari APBN

Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Uploader : Ariyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.