pickleballvnz.com

Prabowo: Bahlil Bukti Pemimpin Ditempa Cobaan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan, hampir setiap orang pasti menghadapi hambatan dan kesulitannya masing-masing. Sebab jika tidak, maka tidak bisa menjadi pemimpin. Hal itu disampai...

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan, hampir setiap orang pasti menghadapi hambatan dan kesulitannya masing-masing. Sebab jika tidak, maka tidak bisa menjadi pemimpin. Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada acara Peluncuran dan Bedah Buku 10 Karya Nyata untuk Negeri Setengah Abad karya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Jumat, 7 Agustus 2026.

"Hampir bisa dikatakan, orang yang tidak menghadapi hambatan, tidak hadapi kesulitan, tidak mengalami penderitaan, hampir bisa dikatakan enggak jadi pemimpin. Itu kenyataan," ujar Prabowo, Sabtu (8/8/2026).

Menurut dia, kepemimpinan tidak bisa diberikan sebagai hadiah. Sebab, kata Prabowo, kepemimpinan itu didapatkan melalui kerja keras, sikap, dan nilai-nilai yang ada dalam seseorang.

"Kadang-kadang dari kecil kita sudah lihat keberanian, keberanian syarat jadi pemimpin. Tapi keberanian harus juga ditopang oleh nilai kebaikan, nilai kebajikan, nilai-nilai empati, berani tanpa kebajikan akan muncul sebagai pemimpin, tapi mungkin pemimpin yang tidak hati-hati, pemimpin yang tidak arif, pemimpin yang ujungnya membahayakan yang dipimpin," papar Prabowo.

Dia pun menyebut rekam jejak Bahlil dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda. "Saya kira karier beliau, sepak terjang beliau, kehidupan beliau, bisa menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda," kata Prabowo.

Bukti dari Bahlil Prabowo menuturkan bahwa almamater atau tempat seseorang menempuh pendidikan tidak serta-merta menjamin keberhasilan. Hal itu dibuktikan oleh Bahlil yang menghabiskan masa kecil dan remajanya di Fakfak, Papua.

"Pak Bahlil saya kira sekolahnya enggak terlalu terkenal. Kalau dicari di Google, kampusnya sudah enggak ada. Dan itu sudah kita buktikan di mana-mana ya. Tidak menjamin sekolahnya di mana, kecerdasan itu mungkin didapat jelas dari orangtua," ucap Prabowo.

"Jadi memang bagaimanapun ajaran agama kita ya, bahwa surga ada di telapak kaki ibu, saya kira itu benar," ia menambahkan.