pickleballvnz.com

Potret Terbaru Achmad Albar, Legenda Hidup Musik Rock Indonesia yang Genap Berusia 80 Tahun

 Lifestyle Showbiz Kamis, 16 Juli 2026 - 21:45 WI...

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:45 WIB

VIVA – Nama Achmad Albar kembali menjadi perhatian publik setelah genap berusia 80 tahun pada Kamis, 16 Juli 2026. Meski usianya tak lagi muda, sosok yang dikenal sebagai salah satu ikon musik rock Indonesia itu masih aktif berkarya dan tampil di atas panggung bersama God Bless. 

Baca Juga

Perjalanan kariernya yang telah berlangsung lebih dari enam dekade membuat Achmad Albar tetap dikenang sebagai legenda hidup yang memberikan pengaruh besar bagi perkembangan musik Tanah Air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sosok Achmad Albar, Sang Legenda Hidup

Baca Juga

Achmad Syech Albar lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 16 Juli 1946. Musisi yang akrab disapa Iyek ini merupakan vokalis grup rock legendaris God Bless sekaligus salah satu penyanyi paling berpengaruh dalam sejarah musik Indonesia.

Achmad Albar lahir dari pasangan Syech Albar dan Farida Al-Hasni. Setelah kedua orang tuanya berpisah, sang ibu menikah dengan sutradara sekaligus produser Djamaluddin Malik. Dari pernikahan tersebut, Achmad Albar memiliki adik tiri, yakni penyanyi dangdut Camelia Malik.

Baca Juga

Berkat dedikasinya di dunia musik, Achmad Albar masuk dalam daftar The Immortals: 25 Artis Indonesia Terbesar Sepanjang Masa versi majalah Rolling Stone Indonesia. Pengakuan tersebut menjadi bukti besarnya kontribusi sang musisi terhadap industri musik nasional.

Perjalanan Karier Achmad Albar

Perjalanan Achmad Albar di dunia hiburan dimulai sejak masih anak-anak. Ia sempat bermain dalam film Djenderal Kantjil pada 1958 sebelum akhirnya menekuni dunia musik.

Saat berusia sekitar 12 tahun, ia membentuk grup musik Bintang Remaja dan mengikuti Festival Band Bocah di Lapangan Banteng, Jakarta. Setelah grup tersebut bubar, ia sempat mendirikan Kuarta Nada bersama Titi Qadarsih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karier bermusiknya kemudian berkembang ketika tinggal di Belanda. Di sana, Achmad Albar membentuk grup Take Five dan berhasil meraih predikat vokalis terbaik dalam sebuah festival musik. Ia juga bergabung dengan Clover Leaf dan merilis sembilan singel, termasuk Don't Spoil My Day serta Grey Clouds, yang cukup dikenal di Belanda pada masanya.

Sekembalinya ke Indonesia pada 1972, Achmad Albar mulai merintis band yang kemudian menjadi tonggak sejarah musik rock Indonesia, yakni God Bless. Bersama Donny Fattah, Jockie Surjoprajogo, Fuad Hassan, dan Ludwig Lemans, God Bless resmi terbentuk pada 1973.

Halaman Selanjutnya

Nama God Bless semakin melambung setelah album perdananya dirilis pada 1975. Di tahun yang sama, band tersebut mendapat kesempatan menjadi grup pembuka konser Deep Purple di Jakarta. Momen itu menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam perjalanan musik Achmad Albar.