Porprov NTB 2026 beri dampak ekonomi ke Lombok Tengah
Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri mengatakan ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026 memberi dampak kepada perekonomian daerah termasuk ANTARA News mataram 4 ...
Lombok Tengah (ANTARA) - Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri mengatakan ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026 memberi dampak kepada perekonomian daerah termasuk pada sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
"Ajang ini memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat seperti di sektor akomodasi maupun UMKM," kata Lalu Pathul Bahri di Lombok Tengah, Jumat.
Ia mengatakan pada Porprov NTB ini, Kabupaten Lombok Tengah menjadi tuan rumah 11 cabang olahraga yang dilombakan di antaranya cabor Judo, Voli, Voli Pantai, Paralayang, Gentole, Taekwondo.
"Lokasi Porprov NTB di Lombok Tengah di Kota Praya, Mandalika, Selong Belanak," katanya.
Ia mengatakan kedatangan para atlet dari 10 kabupaten/kota pada ajang Porprov NTB tersebut bisa memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat promosi pariwisata di Lombok Tengah, karena venue kegiatan ini juga dilaksanakan di kawasan wisata.
"Ini menjadi bagian dari penguatan promosi pariwisata Lombok Tengah," katanya.
Sebelumnya, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal mengatakan Porprov merupakan panggung penting untuk mengukur keberhasilan pembinaan olahraga sekaligus mencari talenta terbaik yang akan membawa nama NTB ke tingkat yang lebih tinggi.
Baca juga: Sebanyak 4.860 atlet ikuti Porprov NTB, persiapan PON 2028
“Sebagai kegiatan rutin empat tahunan, tujuannya jelas, yaitu sebagai panggung untuk mengukur hasil pembinaan atlet, menguji mental juara, sekaligus menemukan bibit-bibit terbaik yang akan membawa nama NTB ke level nasional bahkan internasional,” ujar Gubernur.
Namun, menurut Gubernur, keberhasilan sebuah kompetisi tidak semata diukur dari jumlah medali yang diraih. Nilai sportivitas, integritas dan karakter atlet tetap menjadi fondasi utama dalam membangun prestasi olahraga yang berkelanjutan.
“Bertandinglah dengan sungguh-sungguh, kejarlah prestasi setinggi mungkin, tetapi jangan pernah mengorbankan sportivitas," katanya.
Porprov NTB yang digelar 16-26 Juli 2026 menjadi lebih dari sekadar pesta olahraga daerah. Di balik kemeriahan pembukaan pada Kamis (16/7) malam, ada misi untuk menyiapkan atlet-atlet terbaik menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, setelah NTB resmi mengantongi Surat Keputusan (SK) sebagai tuan rumah bersama Nusa Tenggara Timur (NTT) dan DKI Jakarta.
Porprov XII diikuti 4.860 atlet, didampingi 1.088 ofisial, serta dipimpin 574 wasit dan juri yang mempertandingkan 51 cabang olahraga. Pertandingan tersebar di enam daerah, yakni Kabupaten Sumbawa Barat, Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Utara dan Kota Mataram.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026