Polresta Pontianak gagalkan dugaan penimbunan 500 liter Pertalite - ANTARA News Kalimantan Barat
Pontianak (ANTARA) - Satuan Reserse Kriminal Polresta Pontianak menggagalkan dugaan penimbunan sekitar 500 liter bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di kawasan SPBU Bundaran Kota Baru, Pontianak...
Pontianak (ANTARA) - Satuan Reserse Kriminal Polresta Pontianak menggagalkan dugaan penimbunan sekitar 500 liter bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di kawasan SPBU Bundaran Kota Baru, Pontianak.
Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Happy Margowati Suyono di Pontianak, Selasa, mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat mengenai aktivitas pelangsiran BBM yang diduga dilakukan berulang di SPBU tersebut.
"Tim Satreskrim bersama Tim Enggang yang sedang melaksanakan patroli langsung mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam tindak pidana terkait BBM bersubsidi jenis Pertalite," katanya.
Ia menjelaskan, laporan tersebut segera ditindaklanjuti melalui penyelidikan oleh Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polresta Pontianak bersama personel patroli Tim Enggang.
Pengamanan dilakukan pada Senin (7/7) sekitar pukul 02.30 WIB di kawasan SPBU Bundaran Kota Baru setelah petugas menemukan aktivitas mencurigakan yang mengarah pada dugaan penimbunan BBM bersubsidi.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan dua orang yang diduga terlibat serta menyita dua unit sepeda motor, yakni satu unit Suzuki Thunder dan satu unit Honda Vario, yang diduga digunakan untuk mengangkut BBM.
Petugas juga menyita tiga jeriken berkapasitas 35 liter, tiga jeriken berkapasitas 30 liter, empat jeriken berkapasitas 20 liter, serta satu jeriken berkapasitas lima liter yang berisi Pertalite.
Menurut Happy, total BBM yang diamankan mencapai sekitar 500 liter. Dari jumlah tersebut, dua terduga pelaku mengakui memiliki sekitar 280 liter Pertalite.
Sementara itu, sisa BBM yang turut diamankan diduga milik pelaku lain yang melarikan diri saat petugas melakukan penggerebekan.
"Dua terduga pelaku mengakui sekitar 280 liter merupakan milik mereka. Saat pengamanan berlangsung, ada beberapa orang meninggalkan barang bukti lainnya sehingga seluruhnya kami amankan dengan total sekitar 500 liter," ujarnya.
Saat ini, Satreskrim Polresta Pontianak masih mendalami kemungkinan adanya jaringan pelangsir dan penimbun BBM bersubsidi lainnya, termasuk menelusuri asal serta tujuan distribusi Pertalite yang diamankan.
Pewarta: Rendra Oxtora
Uploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.