pickleballvnz.com

Polres Paniai tingkatkan patroli malam pasca aksi teror OTK pembakaran kios - ANTARA News Papua Tengah

Nabire (ANTARA) - Polres Paniai, Papua Tengah meningkatkan patroli dan pengamanan malam hari untuk mencegah gangguan keamanan dan menjaga situasi tetap kondusif pasca aksi teror orang tak dikenal (OTK) yang ber...

Nabire (ANTARA) - Polres Paniai, Papua Tengah meningkatkan patroli dan pengamanan malam hari untuk mencegah gangguan keamanan dan menjaga situasi tetap kondusif pasca aksi teror orang tak dikenal (OTK) yang berupa upaya pembakaran kios di daerah tersebut.

Kapolres Paniai AKBP Roycke Hendrik Fransico Betaubun melalui keterangan tertulis yang diterima di Nabire, Minggu, mengatakan patroli ditingkatkan sebagai langkah preventif agar aksi serupa tidak berkembang dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

"Kami tidak ingin masyarakat merasa takut akibat ulah orang-orang yang mencoba mengganggu keamanan. Karena itu, patroli malam kami tingkatkan untuk memastikan situasi tetap aman dan memberikan rasa tenang kepada masyarakat," katanya.

Patroli personel Polres Paniai menyisir sejumlah kawasan di Enarotali dan sekitarnya mulai pukul 00.10 hingga 04.00 WIT.

Patroli diawali dari kawasan Pasar Enarotali, kemudian berlanjut ke ujung Bandara Enarotali, Aikai, Pos Kotis, Aspol Enarotali hingga kawasan Madi di sekitar RSUD Paniai.

Di kawasan Pasar Enarotali, petugas mendapati sedikitnya enam kelompok masyarakat yang secara mandiri melakukan ronda malam untuk menjaga keamanan lingkungan.

Ia mengapresiasi kepedulian warga tersebut, namun mengingatkan masyarakat agar tidak mengambil tindakan sendiri ketika menemukan orang atau aktivitas yang mencurigakan.

"Kami mengapresiasi masyarakat yang ikut menjaga lingkungannya. Tetapi apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan, jangan mengambil tindakan sendiri. Segera laporkan kepada aparat kepolisian agar dapat ditangani secara tepat," ujarnya.

Menurutnya, kepolisian akan terus melakukan pemantauan dan meningkatkan patroli, terutama pada malam hari, guna mencegah aksi lanjutan yang dapat memicu keresahan.

Ia juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

"Kami berharap masyarakat tetap tenang, bersama-sama menjaga keamanan dan mempercayakan penanganan kepada aparat. Keamanan Paniai adalah tanggung jawab kita bersama," katanya.

Sebelumnya, dua OTK mencoba membakar sebuah kios milik warga di sekitar kawasan Bandara Lama Enarotali, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, Kamis (10/9) sekitar pukul 02.55 WIT.

Aksi kedua OTK tersebut terekam CCTV, dengan salah satu pelaku diduga menyiramkan BBM dan menyalakan api di bagian depan kios.

Beruntung api dengan cepat diketahui dan berhasil dipadamkan oleh warga sekitar. Kobaran api tidak sempat membesar sehingga bangunan kios berhasil diselamatkan.

Aksi teror itu terjadi justru pasca kebakaran maut di kompleks Pasar Bopauda, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Senin (7/9) dini hari.

Kebakaran hebat tersebut merenggut nyawa 11 orang yang terdiri atas lima orang dewasa dan enam orang anak-anak.

Kebakaran juga meluluhlantakkan 49 bangunan yang terdiri atas kios dan rumah, akibatnya sebanyak 148 orang harus kehilangan tempat tinggal.

Pewarta: Ali Nur Ichsan
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.