Polres Garut menurunkan tim ke sekolah untuk tertibkan knalpot bising - ANTARA News Jawa Barat
Garut (ANTARA) - Kepolisian Resor Garut telah menyiapkan tim yang akan mendatangi setiap sekolah untuk melakukan sosialisasi dan menertibkan kendaraan bermotor milik siswa yang menggunakan knalpot bising mengan...
Garut (ANTARA) - Kepolisian Resor Garut telah menyiapkan tim yang akan mendatangi setiap sekolah untuk melakukan sosialisasi dan menertibkan kendaraan bermotor milik siswa yang menggunakan knalpot bising mengantisipasi gangguan keamanan dan kenyamanan masyarakat di Kabupaten Garut, Jawa Barat.
"Selain melakukan penyuluhan juga akan melakukan penertiban knalpot 'brong' di sekolah-sekolah tersebut," kata Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Niko N Adi Putra di Garut, Rabu.
Ia menuturkan, jajarannya dari Satuan Lalu Lintas Polres Garut maupun polisi sektor sudah secara masif bergerak untuk menertibkan knalpot bising kendaraan bermotor.
Sejumlah personel kepolisian, kata dia, diperintahkan untuk aktif mendatangi sekolah melalui program Police Go To School memberikan pemahaman tentang tertib berlalu lintas kepada siswa, khususnya larangan menggunakan knalpot bising.
"Karena setiap kejadian itu (gangguan keamanan) dipicu karena knalpot 'brong', maka kita akan tertibkan knalpotnya," katanya.
Kapolres menyampaikan, langkah yang dilakukan kepolisian itu tindak lanjut dari banyaknya laporan warga terkait gangguan suara knalpot bising di jalanan.
Seperti kejadian berandalan bermotor kalangan pelajar yang melakukan tindakan kekerasan terhadap warga, kata dia, dipicu karena ditegur bising dari suara knalpot sepeda motornya.
Namun upaya kepolisian itu, kata Kapolres, tentunya tidak akan maksimal kalau tidak ada dukungan dari semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban, dan keamanan.
"Kita butuh dukungan dari semua seluruh masyarakat untuk bisa membantu bersama kami dalam melaksanakan tugas," katanya.
Pewarta: Feri Purnama
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.