Polres Cirebon Kota menyita 45.751 butir OKT sampai September 2026 - ANTARA News Jawa Barat
Cirebon (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota, Jawa Barat menyita 45.751 butir obat keras tertentu (OKT) jenis tramadol dalam penindakan yang dilakukan di daerah tersebut selama Agustus hingga perte...
Cirebon (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota, Jawa Barat menyita 45.751 butir obat keras tertentu (OKT) jenis tramadol dalam penindakan yang dilakukan di daerah tersebut selama Agustus hingga pertengahan September 2026.
Kapolres Cirebon Kota AKBP Bimantoro Kurniawan di Cirebon, Senin, mengatakan pengungkapan terbesar dilakukan di wilayah Kapetakan dengan menggagalkan pengiriman sekitar 40.000 butir tramadol dari Jakarta yang akan diedarkan di wilayah Cirebon.
“Obat tersebut sudah diamankan dan penerimanya juga kita amankan, dia berinisial T,” katanya.
Selain tramadol, kata dia, polisi menyita 121 butir ekstasi, 81 butir psikotropika, dan 75,39 gram narkotika jenis sabu selama periode tersebut.
Bimantoro mengatakan para pelaku masih menggunakan metode konvensional dalam mengedarkan barang tersebut, di antaranya melalui sistem cash on delivery (COD) dan transaksi secara langsung.
Ia menuturkan berdasarkan keseluruhan barang bukti yang disita, polisi memperkirakan penindakan tersebut dapat mencegah sekitar 4.600 orang dari potensi penyalahgunaan maupun peredaran OKT dan narkotika.
“Untuk barang bukti berdasarkan jumlah total, kita mungkin bisa menyelamatkan sekitar 4.600 orang yang diduga akan menggunakan atau diedarkan oleh para pelaku ini ke wilayah hukum Polres Cirebon Kota,” ujarnya.
Selain OKT dan narkotika, pihaknya telah memusnahkan 4.123 botol minuman keras hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) dan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).
“Ribuan botol minuman keras tersebut dimusnahkan menggunakan alat berat roller atau stoomwals,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Cirebon Effendi Edo mengapresiasi penindakan tersebut dan meminta pemberantasan obat keras, narkotika, minuman keras, serta penertiban knalpot brong dilakukan secara berkelanjutan.
“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi terus-menerus kita berantas,” tuturnya.
Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.