Polres Blora berhasil identifikasi pelaku dugaan peredaran uang palsu
Kepolisian Resor (Polres) Blora, Jawa Tengah, mengidentifikasi pria yang diduga mengedarkan uang palsu dengan menyasar pedagang di wilayah Kabupaten Blora. "Kami masih ANTARA News jateng peristiwa ...
Polres Blora berhasil identifikasi pelaku dugaan peredaran uang palsu
Jumat, 25 September 2026 20:57 WIB
Kasat Reskrim Polres Blora AKP Zaenul Arifin. ANTARA/Gunawan.
Blora (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Blora, Jawa Tengah, mengidentifikasi pria yang diduga mengedarkan uang palsu dengan menyasar pedagang di wilayah Kabupaten Blora.
"Kami masih melakukan pengembangan penyelidikan serta mengamankan uang yang diduga palsu sebagai barang bukti," kata Kasat Reskrim Polres Blora AKP Zaenul Arifin di Blora, Jumat.
Penyelidikan tersebut dilakukan setelah Yami (58), pedagang sayur asal Dukuh Growong, Desa Sukorejo, Kecamatan Tunjungan, diduga menjadi korban penggunaan uang palsu saat bertransaksi di lapaknya di Jalan Dr. Sutomo, tepatnya di depan Unit Donor Darah (UDD) PMI Blora.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (14/9) sekitar pukul 10.00 WIB. Seorang pria datang menggunakan sepeda motor dan membeli satu bungkus telur puyuh seharga Rp10 ribu.
Pria tersebut membayar menggunakan uang pecahan Rp100 ribu. Yami kemudian memberikan uang kembalian Rp90 ribu.
Tidak lama kemudian, pria tersebut kembali menukarkan dua lembar uang pecahan Rp100 ribu dengan empat lembar pecahan Rp50 ribu.
Yami sempat curiga karena uang yang dibawa pria tersebut terlihat masih baru. Namun, transaksi tetap dilakukan.
Setelah pria tersebut meninggalkan lokasi, Yami menemukan kejanggalan pada uang yang diterimanya. Permukaan uang terasa licin dan bagian perekat pada lembaran uang terlihat terlepas.
Uang tersebut kemudian diperiksa menggunakan alat pendeteksi dengan sinar ultraviolet dan dinyatakan tidak asli atau diduga uang palsu.
Berdasarkan keterangan korban, pria tersebut memiliki ciri-ciri bertubuh tinggi dan besar, dengan tinggi sekitar 175 sentimeter dan berat sekitar 85 kilogram. Saat bertransaksi, pria tersebut mengenakan jaket dan helm.
Polisi kini mendalami identitas pria tersebut sekaligus menelusuri kemungkinan adanya transaksi serupa di lokasi lain.
Penyidik juga mengamankan uang yang diduga palsu untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
"Kami mengimbau masyarakat, khususnya pedagang, agar lebih berhati-hati saat menerima pembayaran dengan uang pecahan besar dan segera melapor jika menemukan transaksi yang mencurigakan," ujarnya.
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.