Polres Anambas salurkan 1.000 masker cegah gangguan pernapasan
Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Anambas, Polda Kepulauan Riau menyalurkan 1.000 masker kepada masyarakat sebagai upaya mencegah gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap ANTARA News kepri 4 ...
Polres Anambas salurkan 1.000 masker cegah gangguan pernapasan
Jumat, 11 September 2026 17:22 WIB
Pembagian masker oleh personel Polres Kepulauan Anambas pada Jumat (11/9/2026) di Kecamatan Siantan. ANTARA/HO-Polres Kepulauan Anambas
Natuna (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Anambas, Polda Kepulauan Riau menyalurkan 1.000 masker kepada masyarakat sebagai upaya mencegah gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap yang mulai terasa di wilayah tersebut.
Kapolres Kepulauan Anambas AKBP I Gusti Ngurah Agung Budianaloka dikonfirmasi dari Natuna, Jumat, mengatakan pembagian masker merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus antisipasi gangguan kesehatan karena kondisi udara yang mulai diselimuti kabut asap.
Pembagian masker dilakukan pada Jumat di jalan-jalan yang sering di lewati warga oleh personel Polri.
"Gunakan masker saat berada di luar rumah, berhati-hati saat berkendara, dan jangan melakukan pembakaran sembarangan," ucapnya.
Ia mengimbau masyarakat tidak menganggap kabut asap sebagai persoalan sepele, terutama apabila kondisi udara semakin memburuk karena dapat berdampak terhadap kesehatan dan mengganggu aktivitas lain.
Selain menggunakan masker, masyarakat diminta menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara semakin tidak baik.
Untuk pengguna kendaraan, polisi mengingatkan agar meningkatkan kewaspadaan dan menyesuaikan kecepatan apabila kabut asap mulai mengurangi jarak pandang.
"Kalau tidak ada keperluan mendesak, masyarakat sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan," katanya.
Sementara itu, Kapolsek Siantan Iptu Dodi Setiawan mengatakan personel Polsek Siantan turun langsung ke jalan untuk membagikan masker kepada masyarakat yang melintas. Pembagian masker, kata dia, juga merupakan langkah sosialisasi kepada masyarakat bahwa udara di lokasi sekitar dalam kondisi kurang sehat.
"Kalau kondisi udara semakin tidak baik, olahraga di luar ruangan sebaiknya dikurangi dan dilakukan di tempat yang lebih aman," katanya.
Dodi juga mengingatkan masyarakat untuk turut mencegah munculnya sumber asap dengan tidak melakukan pembakaran secara sembarangan. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
"Pencegahan harus dimulai dari hal kecil. Jangan sampai kelalaian satu orang kemudian berdampak kepada kesehatan dan aktivitas masyarakat yang lebih luas," katanya.
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.