pickleballvnz.com

Polisi ungkap motif pembakaran ruang rapat Diskominfo Kutai Kartanegara

Kepolisian mengungkapkan motif pembakaran ruang rapat Diskominfo Kutai Kartanegara dipicu oleh rasa kesal oleh tersangka MFA yang mengaku sering menjadi korban rundungan dan ANTARA News sumbar 21 ...

Balikpapan (ANTARA) - Kepolisian mengungkapkan motif pembakaran ruang rapat Diskominfo Kutai Kartanegara dipicu oleh rasa kesal oleh tersangka MFA yang mengaku sering menjadi korban rundungan dan difoto secara diam-diam oleh rekan-rekan sejawatnya.

“Keterangan saksi dan pemeriksaan awal menunjukkan adanya konflik pribadi antara pelaku dengan sejumlah orang di tempat kerjanya itu,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort (Kasat Reskrim Polres Kukar) Kutai Kartanegara AKP Elnath Splendidta Wafiq Gemilang, di Tenggaronh, Rabu.

Kasat Reskrim menuturkan, pada Selasa (11/8) itu, MFA datang ke kantor pada pagi hari sebelum jam kerja seperti karyawan biasanya. Namun kali ini dia membawa sebuah botol plastik 1.500 ml yang kemudian diketahui berisi bahan bakar minyak jenis pertalite.

MFA naik ke lantai tiga, memasuki ruang rapat, lalu menyiramkan bahan bakar di area belakang pintu sebelum menyalakannya menggunakan korek api.

Api mulai terlihat sekitar pukul 07.20 WITA, membakar bagian belakang pintu dan sejumlah peralatan di dalam ruangan.

“Salah satu saksi melihat MFA berlari menuruni tangga setelah api menyala sambil membawa wadah yang sebelumnya digunakan untuk membawa bahan bakar,” ujar Elnath.

Saksi lain menyebut MFA sempat menekan tombol emergency di depan ruang IKP sebelum meninggalkan lokasi.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 08.30 WITA setelah petugas dan masyarakat melakukan upaya pemadaman.

Usai pemadaman, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim Identifikasi Satreskrim Polres Kutai Kartanegara mengamankan rekaman dari tiga kamera CCTV yang terpasang di sekitar lokasi, bersama barang bukti lain seperti sisa material terbakar, satu galon air mineral berkapasitas 19 liter, dan satu botol kapasitas 1500 ml yang masih berisi sekitar satu liter Pertalite.

Polisi menduga tindakan tersebut telah direncanakan sejak malam sebelumnya. Polisi telah menahan terduga pelaku dan memeriksanya sejak Selasa tersebut.

Polisi juga masih mendalami rangkaian kejadian dan motif tersangka, termasuk keterangannya soal sering difoto secara diam diam dan dijadikan bahan ejekan oleh sejumlah orang di lingkungan kantor.