Polisi selidiki asal senjata pelaku penembakan pengemudi ojek Jaktim
Jakarta (ANTARA) - Polisi menyelidiki asal dan jenis senjata yang digunakan pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) saat menembak seorang pengemudi ojek yang berupaya menghalangi aksinya di kawasan Matraman, J...
Jakarta (ANTARA) - Polisi menyelidiki asal dan jenis senjata yang digunakan pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) saat menembak seorang pengemudi ojek yang berupaya menghalangi aksinya di kawasan Matraman, Jakarta Timur.
"Kami masih mendalami terkait senjata api atau senjata rakitan yang kemungkinan digunakan oleh para pelaku untuk menembak korban," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP Made Budi di Mapolres Metro Jakarta Timur, Senin.
Menurut Budi, penyidik masih mengumpulkan alat bukti, termasuk menelusuri ada atau tidaknya proyektil di tempat kejadian perkara (TKP).
"Saat ini belum, kami terus melakukan penyelidikan apakah benar di sana ada proyektil seperti apa," ujar Budi.
Selain itu, Polres Metro Jakarta Timur bersama Polsek Matraman terus memburu pelaku pencurian dengan kekerasan di indekos tersebut, yang berakhir gagal dan melarikan diri.
Budi menjelaskan kejadian bermula ketika para pelaku mencoba mencuri sepeda motor yang terparkir di sebuah indekos kawasan Matraman.
Namun, aksi tersebut diketahui pemilik kendaraan yang kemudian berteriak untuk meminta pertolongan warga.
Teriakan korban mengundang banyak warga yang datang sehingga pelaku melarikan diri.
Sekitar 200 meter dari indekos, seorang pengemudi ojek di lokasi tersebut mencoba mengadang para pelaku.
"Namun bukannya berhenti, pelaku langsung menembakkan sebuah peluru dari senjata miliknya ke tubuh korban, sehingga mengenai paha kanan korban," jelas Budi.
Korban dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan penanganan medis.
"Saat ini masih dalam penanganan medis di RS Cipto Mangunkusumo, dan saat ini masih kondusif dan sudah dimintai keterangan oleh para penyidik," ucap Budi.
Sebagai upaya penyelidikan, kata Budi, pihaknya juga telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap identitas para pelaku.
Sebelumnya, saksi mata bernama Evi (57) mengatakan saat itu korban pengemudi ojek sedang menunggu penumpang membeli obat dan situasi di Jalan Palmeriam, Matraman cukup ramai.
"Jadi (korban) ngalang-ngalangin itu motor malingnya. Pas sudah dihalangi, langsung bunyi, 'dor' tembakan. Saya langsung bilang, 'ditembak, ditembak'," kata Evi di Jakarta, Senin.
Evi mengaku mendengar teriakan "maling" dari arah Pasar Palmeriam sebelum penembakan terjadi. Selain itu, Evi juga melihat sekitar sepuluh warga lebih mengejar dua terduga pelaku.
Korban sempat terbaring di lokasi dan mengalami luka tembak di bagian paha hingga mengeluarkan banyak darah.
Menurut Evi, pelaku menembakkan senjatanya ke korban saat mengendarai sepeda motor dan akhirnya melarikan diri ke arah Jalan Matraman Raya.
Baca juga: Pengemudi ojek ditembak terduga pencuri motor di Matraman Jaktim
Baca juga: Polisi selidiki penembakan warga yang gagalkan curanmor di Jaktim
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.