Polisi pastikan korban dugaan penculikan di Cililin telah pulang - ANTARA News Jawa Barat
Bandung Barat (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Cimahi, Jawa Barat, memastikan seorang perempuan berinisial MN (23), warga Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, yang sebelumnya dilaporkan menjadi korba...
Bandung Barat (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Cimahi, Jawa Barat, memastikan seorang perempuan berinisial MN (23), warga Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, yang sebelumnya dilaporkan menjadi korban dugaan penculikan, telah kembali ke rumah keluarganya dalam keadaan selamat.
Kanit Reskrim Polsek Cililin, Ipda Fakhmi Zainal Hidayat, di Bandung Barat, Selasa, mengatakan korban dipulangkan oleh terduga pelaku berinisial MRSA (23) sekitar pukul 14.00 WIB setelah menempuh perjalanan dari Baturaja, Sumatera Selatan.
"Betul, Alhamdulillah hari ini sudah kembali ke keluarga, korban sudah dipulangkan, tadi siang sampai Bandung sekitar jam 2 siang," katanya.
Ia menjelaskan korban diantar dari Baturaja bersama ibu terduga pelaku dan MRSA. Namun, keduanya tidak mengantar korban hingga ke rumah di Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin.
"Jadi di hari kemarin mereka berangkat dari Baturaja, dipulangkan bersama keluarga terduga pelaku sebenarnya, jadi ada ibu dan terduga yang mengantar ke Bandung," ujarnya.
Menurut Fakhmi, korban hanya diantar hingga Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung. Sebelum kendaraan tiba di terminal, terduga pelaku bersama ibunya turun lebih dahulu dan meninggalkan lokasi.
"Jadi tadi sampai terminal itu sekitar jam 2 siang, cuma terduga dan pelaku ini turun sebelum terminal, lalu pergi," katanya.
Setelah menerima informasi mengenai kepulangan korban, pihak keluarga langsung menjemput MN di Terminal Leuwipanjang. Korban kemudian dibawa pulang ke kediamannya di Kecamatan Cililin.
"Jadi dijemput sama pamannya, langsung dibawa ke rumah, jadi terduga pelaku ini tidak mengantar sampai rumah, sebelum terminal dia turun duluan," ujarnya.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan kondisi fisik korban dalam keadaan sehat dan tidak mengalami luka. Meski demikian, korban masih mengalami trauma sehingga penyidik belum dapat meminta keterangan secara menyeluruh.
"Sudah di rumah, kondisi sehat, selamat, kami cek langsung ke rumahnya. Memang terlihat ada trauma," katanya.
Fakhmi mengatakan penyidik Polres Cimahi masih mendalami rangkaian peristiwa yang dialami korban. Polisi juga akan mengusulkan pendampingan psikologis sebelum pemeriksaan lanjutan dilakukan.
"Kita tidak bisa memaksakan dengan kondisi korban, nanti kami usulkan ada pendampingan trauma juga, ke depan kami akan mengkonfirmasi ke pihak keluarga," katanya.
Sementara itu, perwakilan keluarga korban, Silma Azizah, membenarkan MN telah kembali ke rumah setelah sebelumnya dilaporkan hilang sejak 12 Juli 2026.
"Alhamdulillah kakak saya sekarang sudah berada di rumah dalam keadaan selamat, sehat, kembali secara utuh. Terima kasih pak polisi dan yang lain yang sudah membantu proses pencarian," kata Silma.
Polres Cimahi menyatakan penyelidikan atas dugaan penculikan tersebut masih berlanjut untuk mengungkap kronologi dan motif kejadian setelah kondisi psikologis korban memungkinkan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.