Polda NTB lakukan simulasi kontingensi kerawanan ajang MotoGP 2026
Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) melaksanakan simulasi kontingensi (situasi) kerawanan pada ajang ANTARA News mataram 56 ...
Lombok Tengah (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) melaksanakan simulasi kontingensi (situasi) kerawanan pada ajang MotoGP Indonesia yang digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada 9-11 Oktober 2026.
"Simulasi ini dalam rangka persiapan pengamanan ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang diselenggarakan di Sirkuit Mandalika," kata Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra usai menghadiri kegiatan simulasi yang digelar di area parkir Sirkuit Mandalika di Lombok Tengah, Senin.
Ia mengatakan simulasi ditujukan untuk memastikan seluruh unsur pengamanan siap menjalankan pola pengamanan yang telah disusun dalam Operasi Mandalika Rinjani-2026.
“Latihan pengamanan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menciptakan rasa aman di NTB sekaligus mendukung iklim pariwisata internasional," ujarnya.
Ia mengatakan simulasi pengamanan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menciptakan rasa aman di NTB sekaligus mendukung iklim pariwisata internasional.
Pertamina Grand Prix of Indonesia merupakan kejuaraan internasional, sehingga keberhasilan membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh pihak, baik Polri, TNI, Pemda, stakeholder terkait, maupun masyarakat.
Baca juga: Pemkot Mataram minta perbanyak photo booth saat parade rider MotoGP
"Mari bersama-sama kita sukseskan penyelenggaraan ini dan menjaga NTB tetap aman dan nyaman bagi wisatawan domestik maupun mancanegara,” ujarnya.
Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia sekaligus Direktur Operasi ITDC Troy Warokka mengatakan, simulasi pengamanan menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan The Mandalika sebagai destinasi tempat berlangsungnya event internasional dengan mobilitas pengunjung yang tinggi.
“Pertamina Grand Prix of Indonesia merupakan event berskala internasional yang membutuhkan kesiapan secara menyeluruh, tidak hanya pada aspek penyelenggaraan balapan, tetapi juga keamanan, keselamatan, mobilitas, dan pelayanan kepada pengunjung," katanya .
Baca juga: Kapolda NTB memastikan situasi aman jelang MotoGP Mandalika
Ia mengatakan simulasi ini menjadi bagian penting dari finalisasi kesiapan tersebut agar seluruh rangkaian event dapat berlangsung aman dan nyaman.
Oleh karena itu, pihaknya bersama seluruh stakeholder terus memperkuat koordinasi dan kesiapan kawasan agar MotoGP 2026 dapat berlangsung dengan aman, tertib, serta memberikan pengalaman yang optimal bagi pembalap, kru, penonton, media, dan seluruh pihak yang terlibat.
"Kolaborasi dengan seluruh stakeholder terus kami perkuat hingga hari penyelenggaraan," ujarnya.
Sebanyak 908 personel Polri gabungan terlibat dalam simulasi pengamanan dan sebanyak 51 kendaraan dan peralatan pendukung turut dikerahkan dalam simulasi, meliputi kendaraan operasional pengamanan dan ambulans.
Dalam simulasi tersebut, sejumlah skenario pengamanan diperagakan untuk menguji kesiapan personel dalam menghadapi kondisi normal hingga kontinjensi.
Skenario meliputi pengaturan penanganan kepadatan massa, gangguan keamanan dan ketertiban, penanganan kondisi darurat, evakuasi, hingga respons terhadap situasi kontinjensi di area penyelenggaraan event.
Pewarta : Akhyar Rosidi
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026