pickleballvnz.com

Polda Maluku tingkatkan kesiapsiagaan hadapi potensi gangguan keamanan dan kontijensi - ANTARA News Ambon, Maluku

Ambon (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku meningkatkan kesiapsiagaan personel dan peralatan operasional untuk menghadapi potensi gangguan keamanan serta situasi kontijensi di wilayah Maluku melalui apel...

Ambon (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku meningkatkan kesiapsiagaan personel dan peralatan operasional untuk menghadapi potensi gangguan keamanan serta situasi kontijensi di wilayah Maluku melalui apel Power on Hand Kapolda Maluku.

“Apabila ada situasi kontijensi atau kedaruratan, personel harus dalam kondisi lengkap dan siap digerakkan. Tidak menutup kemungkinan apel akan dilaksanakan sore maupun malam hari apabila situasi membutuhkan,” kata Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Maluku Kombes Pol Darmawan Dwiharyanto di Ambon, Rabu.

Menurut dia apel tersebut menjadi bagian dari pengecekan kesiapan faktual personel dan peralatan agar kekuatan kepolisian dapat dimobilisasi apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk menangani gangguan keamanan.

Ia meminta seluruh komandan satuan dan kepala satuan kerja memastikan keberadaan personel, termasuk anggota yang sedang melaksanakan tugas maupun berhalangan hadir dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Setiap penugasan juga harus dilengkapi administrasi sesuai ketentuan, termasuk surat perintah.

Selain kesiapan personel, Darmawan menginstruksikan jajaran meningkatkan deteksi dini terhadap perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan melalui informasi masyarakat, media massa, maupun aktivitas media sosial yang berpotensi memengaruhi situasi keamanan,” ujarnya.

Menurutnya, pemantauan tidak hanya dilakukan di Kota Ambon, tetapi juga seluruh wilayah Maluku, terutama daerah yang memiliki potensi konflik sosial.

Setiap informasi mengenai potensi gangguan keamanan harus segera dilaporkan melalui jalur komando untuk ditindaklanjuti bersama satuan terkait.

“Kita harus mempersiapkan diri kapan pun dibutuhkan, baik hari kerja maupun hari libur, siang ataupun malam,” katanya.

Ia juga menekankan kesiapan alat utama dan alat khusus (alut-alsus) pada setiap satuan kerja.

Peralatan seperti kendaraan operasional, perlengkapan pengendalian massa, peralatan pendataan, serta sarana pendukung penanganan tempat kejadian perkara dan penegakan hukum harus berada dalam kondisi layak digunakan.

“Jangan hanya membawa badan. Peralatan dan perlengkapan masing-masing fungsi juga harus dipersiapkan,” ucapnya.

Pewarta: Winda Herman
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.