pickleballvnz.com

PLN alokasikan Rp500 miliar perkuat listrik perdesaan di Sulawesi Tengah

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo (UID Suluttenggo) mengalokasikan anggaran mencapai Rp500 miliar untuk melistriki hampir 300 lokasi di ANTARA News sulteng 1 ...

PLN alokasikan Rp500 miliar perkuat listrik perdesaan di Sulawesi Tengah

Jumat, 25 September 2026 19:03 WIB

Image Print

Petugas PLN ULP Kamonji Palu memeriksa meteran listrik di rumah warga yang mendapatkan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari Kementerian ESDM di Desa Kanuna, Kecamatan Kinovaro, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. ANTARA FOTO/Muhammad Rifki Hasan

Kota Palu (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Tengah dan Gorontalo (UID Suluttenggo) mengalokasikan anggaran mencapai Rp500 miliar untuk melistriki hampir 300 lokasi di wilayah Sulawesi Tengah pada tahun anggaran 2026.

Senior Manager Perencanaan PT PLN (Persero) UID Suluttenggo Wahidin di Kota Palu, Jumat, mengatakan alokasi anggaran itu salah satu bentuk penugasan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam rangka pemerataan akses energi di daerah tersebut.

"Jadi tahun ini kami diminta untuk segera menyelesaikan hampir 300 lokasi dengan estimasi anggaran Rp500 miliar," kata Wahidin.

Ia mengemukakan alokasi investasi itu bertujuan untuk percepatan pembangunan daerah, mengingat keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh pemerintah daerah.

Menurut dia, hingga saat ini terdapat berbagai tantangan untuk merampungkan proyek kelistrikan desa tahun 2026 cukup kompleks, khususnya terkait kondisi geografis lokasi sasaran yang berada di medan ekstrem.

"Tentunya ada tantangan geografis seperti di Kabupaten Banggai Kepulauan, Kabupaten Morowali Utara, Kabupaten Sigi, dan Kabupaten Donggala harus membuka jalan baru menggunakan alat berat ekskavator untuk menembus lokasi," ujar dia.

Ia mengatakan kendala lainnya terjadi pada proses pembangunan jaringan listrik desa yaitu terkait perizinan melintasi kawasan hutan lindung, area konservasi, hingga ruang bebas pembebasan lahan kebun milik masyarakat.

"Kami sangat membutuhkan dukungan dan sinergi dari jajaran pemerintah provinsi hingga kabupaten/kota untuk mengedukasi warga serta memperlancar proses perizinan di lapangan," katanya.

Hingga saat ini, menurut Wahidin, sudah terdapat 1.948 desa di Sulawesi Tengah terpasang listrik.

Pewarta : Moh Salam
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026