PIPAS Sulawesi Tengah motivasi warga binaan lewat pembinaan ekonomi
‎Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Sulawesi Tengah (Sulteng) memberikan motivasi kepada Warga Binaan (WB) lewat bazar produk kreatif sebagai langkah pemberdayaan ANTARA News sulteng 1 ...
PIPAS Sulawesi Tengah motivasi warga binaan lewat pembinaan ekonomi
Sabtu, 3 Oktober 2026 19:03 WIB
Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Sulawesi Tengah menggelar bazar produk kreatif dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Sulawesi Tengah di Ampana, Kabupaten Tojo Una-una. (ANTARA/HO-Humas Ditjenpas Sulteng)
Ampana, Sulteng (ANTARA) - Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Sulawesi Tengah (Sulteng) memberikan motivasi kepada Warga Binaan (WB) lewat bazar produk kreatif sebagai langkah pemberdayaan ekonomi berlangsung di Ampana Kabupaten Tojo Una-una.
"Bazar ini menunjukkan kreativitas sekaligus usaha kita untuk menggerakkan ekonomi. Kegiatan seperti ini menjadi sarana perputaran ekonomi bagi semua, baik bagi anggota PIPAS maupun hasil karya warga binaan," Kata Kepala Kantor wilayah (Kanwil) Ditjenpas Sulteng Herman Mulawarman di Ampana, Sabtu.
Ia menekankan pentingnya pengembangan produk secara berkelanjutan, terutama dari sisi peningkatan kualitas, kemasan, hingga strategi pemasaran supaya karya-karya warga binaan dan anggota PIPAS memiliki daya saing yang lebih luas.
"Jika dikelola dengan baik, karya-karya tersebut tidak sekadar menjadi pajangan, tetapi mampu memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga dan warga binaan," ujar Herman yang juga pembina PIPAS Daerah Sulawesi Tengah.
Bazar tersebut menghadirkan beragam produk olahan kuliner seperti keripik pisang, keripik biji durian, bawang goreng, rengginang, hingga peyek. Selain itu dipamerkan pula produk kerajinan tangan berbahan kawat bulu, limbah plastik, dan kertas jilid, serta kerajinan seperti lampu hias, cermin hias, bunga hias, maupun gantungan kunci.
Sementara itu Ketua PIPAS Sulawesi Tengah Karlina Herman menyampaikan bahwa pameran itu dirancang sebagai wadah mengasah keterampilan dan memberdayakan anggota untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Sekaligus menjadi sarana mengenalkan hasil program pembinaan keterampilan di UPT Pemasyarakatan kepada masyarakat luas, guna membekali warga binaan dengan kemampuan produktif selama masa pembinaan.
"Proses tersebut juga memberikan kesempatan bagi anggota untuk belajar mengembangkan kreativitas, mengelola produk, dan mengenal peluang pemasaran," kata dia menuturkan.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026