Pesantren Az-Zikra Jadi Tuan Rumah LT II dan Jambore Pramuka Gunung Sindur |Republika Online
REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Pondok Pesantren Az-Zikra Gunung Sindur, Kabupaten Bogor menjadi tuan rumah pelaksanaan Lomba Tingkat II (LT II) dan Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwaran) Gunung Sin...
REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Pondok Pesantren Az-Zikra Gunung Sindur, Kabupaten Bogor menjadi tuan rumah pelaksanaan Lomba Tingkat II (LT II) dan Jambore Ranting Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwaran) Gunung Sindur yang berlangsung pada 12-14 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut memanfaatkan area lapangan dan lingkungan Pondok Pesantren Az-Zikra Gunung Sindur sebagai lokasi berbagai aktivitas kepramukaan. Kegiatan ini menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengasah keterampilan, kedisiplinan, kerja sama, kemandirian, dan keberanian melalui aktivitas di alam terbuka.
LT II diikuti peserta golongan penggalang tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Peserta tingkat SD terdiri atas 66 regu, dengan masing-masing regu beranggotakan delapan orang. Sementara itu, tingkat SMP diikuti 11 regu dengan jumlah anggota yang sama.
Rangkaian LT II dimulai pada 12 Agustus dengan registrasi dan sejumlah pos perlombaan, antara lain administrasi, semaphore, packing bag, pioneering, maket, pendirian tenda, memasak, hingga PBB tongkat. Pada malam hari, kegiatan dilanjutkan dengan pentas seni.
Pada 13 Agustus, peserta mengikuti sejumlah tantangan kepramukaan, seperti P3K, yel-yel, ketapel, halang rintang, masak rimba, dan penjernihan air. Sementara itu, Jambore Ranting Penggalang SD berlangsung pada 13–14 Agustus 2026.
Jambore diawali dengan registrasi dan upacara pembukaan, kemudian dilanjutkan pendirian tenda, Ishoma, materi dan permainan, karnaval, dzikir bersama, serta api unggun. Pada pagi harinya, peserta mengikuti shalat Subuh, senam pagi, persiapan upacara Hari Pramuka, hingga pelaksanaan upacara.
Ketua Kwartir Ranting Gunung Sindur, Enok Edah, mengapresiasi Pondok Pesantren Az-Zikra yang membuka lingkungan pesantren sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan. Menurut dia, area yang luas menjadi salah satu keunggulan lokasi tersebut karena memungkinkan berbagai kegiatan berlangsung dengan leluasa.
Enok mengatakan sempat mempertimbangkan kondisi musim kemarau sebelum kegiatan dilaksanakan. Namun, ketersediaan lahan yang luas di Az-Zikra membuat kegiatan tetap dapat berjalan dengan baik.