Pertamina pastikan stok BBM Bengkulu cukupi kebutuhan - ANTARA News Bengkulu
Bengkulu (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memastikan ketersediaan BBM di Provinsi Bengkulu mencukupi meski antrean kendaraan untuk mendapatkan Biosolar masih terj...
Bengkulu (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) memastikan ketersediaan BBM di Provinsi Bengkulu mencukupi meski antrean kendaraan untuk mendapatkan Biosolar masih terjadi di sejumlah SPBU.
"Stok BBM di FT Pulau Baai maupun SPBU tersedia dan mencukupi. Penyaluran Pertalite berjalan lancar. Sementara antrean Biosolar yang masih terjadi di beberapa SPBU antara lain dipengaruhi peningkatan konsumsi, termasuk adanya kecenderungan peralihan sebagian konsumen dari BBM diesel nonsubsidi ke Biosolar seiring disparitas harga," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Rusminto Wahyudi di Bengkulu, Jumat.
Dia mengatakan Pertamina terus menjaga kecukupan pasokan melalui pemantauan stok di SPBU serta kesiapan operasional Fuel Terminal (FT) Pulau Baai.
Untuk memperkuat ketahanan stok, tambahan pasokan Biosolar sebanyak 3.000 kiloliter melalui SPOB Dato Siri Loe sedang dalam proses bongkar.
Selanjutnya, SPOB Srikandi 512 membawa pasokan Pertalite sebanyak 2.200 kiloliter dan Pertamax sebanyak 1.300 kiloliter untuk Bengkulu.
Berdasarkan pemantauan di lapangan, penyaluran Pertalite di SPBU Kota Bengkulu berlangsung normal dengan antrean kendaraan masih berada di dalam area SPBU.
Sementara itu, antrean kendaraan masih terlihat pada sejumlah SPBU yang melayani Biosolar seiring dengan tingginya tingkat konsumsi BBM tersebut.
"Kami memahami antrean dapat memengaruhi kenyamanan masyarakat maupun kelancaran lalu lintas. Karena itu, Pertamina terus melakukan optimalisasi pasokan dan pengaturan pelayanan di SPBU agar penyaluran berjalan tertib serta kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi," ucap Rusminto.
Pertamina juga melakukan optimalisasi dan penambahan pasokan Pertalite maupun Biosolar pada SPBU sesuai kebutuhan dan kondisi penyaluran.
Pengelola SPBU melakukan pengaturan antrean melalui petugas marshall untuk menjaga ketertiban pelayanan, khususnya pada lokasi yang mengalami kepadatan kendaraan.
Pada sejumlah SPBU di kawasan dengan kepadatan lalu lintas tinggi, pengaturan pelayanan Biosolar dilakukan dengan tetap mengacu pada ketentuan penyaluran BBM subsidi serta mempertimbangkan kondisi lalu lintas di sekitar SPBU.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah antrean kendaraan meluas hingga ke badan jalan dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Pertamina juga memperkuat pengawasan penyaluran BBM subsidi melalui monitoring dan inspeksi bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta pemangku kepentingan terkait. Pengawasan dilakukan untuk memastikan BBM subsidi disalurkan sesuai ketentuan dan tepat sasaran sekaligus meminimalkan potensi penyalahgunaan.
Pertamina mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
Masyarakat yang menemukan kendala pelayanan maupun indikasi penyalahgunaan BBM dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center 135.
Pewarta: Boyke Ledy Watra
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.