Perkembangan Terbaru Kasus Dugaan Pelecehan Influencer Sashfir, Kasusnya Naik Penyidikan! Siapa Tersangkanya?
Berita Metro Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:30 WIB...
Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:30 WIB
Jakarta, VIVA – Kasus dugaan pelecehan yang dialami influencer Fira Assegaf alias Sashfir di area toilet restoran steik kini memasuki tahap penyidikan.
Baca Juga
Polres Metro Jakarta Selatan memastikan kasus tersebut masih ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal. Hal itu diungkap Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Polisi Joko Adi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Saat ini kasus dalam penanganan unit PPA Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan pada tahap Penyidikan," kata dia, Minggu (11/10/26).
Baca Juga
Kata dia, penyidik masih mendalami kasus tersebut. Pihak kepolisian juga telah meminta keterangan dari terlapor.
"Kemudian terhadap terlapor telah didengar keterangan sebagai saksi dan dalam perkara ini beluam ada yang ditetapkan sebagai tersangka," kata dia.
Baca Juga
Dengan demikian, hingga saat ini belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelecehan yang dilaporkan Sashfir. Polisi masih melanjutkan proses penyidikan untuk mendalami perkara tersebut.
Sebelumnya diberitakan, kepolisian menyelidiki kasus pemengaruh (influencer) Sashfir atau Fira Assegaf yang mengaku mengalami trauma akibat dugaan pelecehan di area toilet restoran steik di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, pada April 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Terhadap perkara yang saudara tanyakan, saat ini perkara dalam penanganan unit PPA Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan pada tahap penyidikan," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi kepada wartawan di Jakarta, Jumat.
Joko mengatakan terhadap terlapor telah didengar keterangan sebagai saksi.
Dari Transaksi Kecil hingga Rugi Miliaran Rupiah, Begini Cerita Korban Investasi Emas yang Seret Influencer JC dan KL
Korban dugaan penipuan investasi emas mengaku rugi hingga Rp1 miliar setelah transaksi preorder awal berjalan lancar. Sebanyak 86 korban melapor ke Bareskrim.
VIVA.co.id
10 Oktober 2026