pickleballvnz.com

Penumpang Rusuh Bertingkah, Ia Dilakban Sebadan sampai Pesawat Mendarat

Newark - Ramai dibicarakan sebuah foto seorang penumpang pesawat yang dilakban ke bangku pesawat. Diduga pria ini membuat rusuh hingga penerbangan harus dialihkan.Diberitakan ABC News, ternyata peristiwa ini te...

Newark -

Ramai dibicarakan sebuah foto seorang penumpang pesawat yang dilakban ke bangku pesawat. Diduga pria ini membuat rusuh hingga penerbangan harus dialihkan.

Diberitakan ABC News, ternyata peristiwa ini terjadi dalam penerbangan American Airlines yang lepas landas dari Dallas, dengan tujuan Newark pada Kamis (3/9) lalu. FBI mengungkapkan pria difoto itu bernama Arthur Lundeen, 67 tahun, asal Arizona.

Para saksi dalam penerbangan tersebut mengatakan bahwa Lundeen tampak mabuk. Saat seorang awak kabin berusaha menenangkannya, ia mulai melontarkan hinaan bernada rasis dan kata-kata kasar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seorang penumpang bernama Juan Mejia, mantan penegak hukum, dia awalnya mendengar ada keributan setelah pesawat menempuh tiga perempat perjalanan. Lalu tiba-tiba ada seorang pria yang bertingkah agresif dan membuat keributan.

"Pria yang duduk dua baris di belakang kami mulai bersikap agresif, melontarkan komentar merendahkan kepada staf American Airlines dan penumpang lain, termasuk hinaan rasial dan kata-kata kasar yang sangat menyinggung perasaan para wanita," kata Mejia seperti dikutip, Selasa (8/9/2026).

Mejia dan rekannya, Richard Olenick, memantau situasi dan melakukan intervensi setelah mereka melihat Lundeen mulai melakukan kontak fisik.

"Juan segera menyadari bahwa tindakan harus diambil. Dia langsung bangkit, pindah ke kursi tepat di sebelah penumpang tersebut, dan mulai berupaya melumpuhkannya demi mengendalikan situasi," ujar Olenick.

Kedua penumpang tersebut mengatakan bahwa mereka tetap mendampingi Lundeen sampai petugas penegak hukum naik ke pesawat dan mengamankannya setelah mendarat di Baltimore.

"Kami tidak berniat melukai orang ini; tujuan kami lebih kepada melumpuhkan dan mengendalikannya agar situasi tidak semakin memburuk," kata Mejia.

Menurut Kepolisian Otoritas Transportasi Maryland, Lundeen kemudian diamankan di kursinya menggunakan lakban, sementara kedua tangannya diikat dengan pengikat kabel.

Maskapai American Airlines dalam pernyataannya mengatakan bahwa Lundeen dikeluarkan dari pesawat dan penerbangan dilanjutkan ke Newark.

"Keselamatan dan keamanan pelanggan serta anggota tim kami adalah prioritas utama kami, dan kami tidak menoleransi kekerasan," ujar American Airlines.

Pihak berwenang tidak memberikan rincian mengenai gangguan yang terjadi selama penerbangan, namun pesawat dialihkan ke Bandara Internasional Baltimore-Washington (BWI) sekitar pukul 22.15. Federal Aviation Administration (FAA) juga sedang menyelidiki insiden tersebut.

FBI juga mengatakan bahwa kasus ini sedang diselidiki.

(sym/wsw)