pickleballvnz.com

Penjualan Meroket, KTM Tak Jadi Hengkang dari MotoGP

Jakarta - KTM sempat dihantam krisis finansial hingga memunculkan isu bakal meninggalkan MotoGP. Namun, kondisi terbaru justru menunjukkan arah sebaliknya. Penjualan yang kembali meroket bikin pabrikan Austria ...

Jakarta -

KTM sempat dihantam krisis finansial hingga memunculkan isu bakal meninggalkan MotoGP. Namun, kondisi terbaru justru menunjukkan arah sebaliknya. Penjualan yang kembali meroket bikin pabrikan Austria itu untung besar, sehingga uang bukan lagi ganjalan untuk bertahan di MotoGP.

Dikutip dari VisorDown, KTM telah mencapai tonggak penting dalam pemulihan finansialnya. Perusahaan bahkan kembali mencatat keuntungan setelah hampir dua tahun berada dalam tekanan ekonomi.

Sepanjang 2026, pendapatan gabungan dari penjualan sepeda motor KTM, Husqvarna, dan GasGas meningkat 109,1 persen. KTM juga telah menjual hampir 100.000 unit sepeda motor hanya dalam enam bulan pertama tahun ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

CEO KTM Gottfried Neumeister mengatakan perkembangan tersebut menjadi sinyal positif bagi perusahaan. Pada kuartal kedua 2026, KTM disebut berhasil mencapai titik impas pada level EBIT atau laba sebelum bunga dan pajak.

"Untuk pertama kalinya dalam hampir dua tahun, melihat keuntungan benar-benar merupakan pertanda baik, sebuah kelegaan besar," ujar Neumeister.

Seiring kondisi finansial yang membaik, KTM juga memastikan tak akan menjual tim MotoGP. Bahkan, perusahaan telah menandatangani kontrak lima tahun dengan Dorna untuk mengikuti era baru MotoGP dengan regulasi mesin 850 cc.

"Kami telah menandatangani kesepakatan lima tahun dengan Dorna buat era mesin 850cc. Sangat jelas bahwa kami tak akan menjual tim, kami tak akan menjual sebagian kecil dari tim, kami sepenuhnya berkomitmen," tegas Neumeister.

KTM memang sempat berada dalam situasi sulit. Kurang dari dua tahun lalu, perusahaan menanggung utang besar, mengajukan proses kepailitan, melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap ratusan karyawan, dan harus menghadapi tumpukan stok sepeda motor yang belum terjual.

Situasi tersebut kemudian memunculkan spekulasi soal masa depan KTM di MotoGP. Bahkan, sempat beredar rumor perusahaan bakalan menjual tim atau mencari investor baru untuk mempertahankan proyek balapnya.

Namun, Neumeister menegaskan motorsport tetap menjadi bagian penting dari KTM. Kata dia, keberhasilan di arena balap turut mendukung pengembangan produk-produk mereka.

"Motorsport adalah DNA kami, ini adalah laboratorium uji kami. Apa pun yang kami pelajari di sini, dapat kami terapkan ke dalam produksi seri kami," ujarnya.

Selain MotoGP, KTM juga mencatat kesuksesan di ajang motorsport lainnya. Neumeister menyebut kemenangan di Dakar dan enam gelar juara dunia menjadi pencapaian penting bagi perusahaan.

(lua/rgr)