Pengantin Viral Larang Tamu Pakai Parfum, Ngaku Lebih Pilih Bau Pesing
Jakarta - Seorang pengantin wanita viral setelah membuat aturan tak biasa untuk para tamu di hari pernikahannya. Ia meminta semua tamu datang tanpa memakai parfum maupun produk beraroma.Aturan tersebut so...
Jakarta -
Seorang pengantin wanita viral setelah membuat aturan tak biasa untuk para tamu di hari pernikahannya. Ia meminta semua tamu datang tanpa memakai parfum maupun produk beraroma.
Aturan tersebut sontak memicu perdebatan di media sosial. Sebagian orang menganggap permintaannya masih wajar, sementara lainnya mempertanyakan seberapa jauh aturan bebas parfum itu harus diterapkan.
Dalam informasi pernikahannya, sang pengantin disebut secara khusus meminta tamu menghindari parfum, body lotion beraroma, spray, hingga produk wangi lainnya.
Belakangan diketahui, permintaan tersebut bukan sekadar soal selera. Sang pengantin mengatakan parfum merupakan pemicu migrain terbesarnya. Ia bahkan mengaku reaksinya bisa sangat parah hingga menyerupai gejala stroke.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Permintaan untuk tidak memakai parfum sebenarnya cukup jelas. Namun, diskusi online justru berkembang menjadi perdebatan mengenai seberapa ketat aturan tersebut harus diterapkan. Sejumlah netizen mulai membahas aroma yang mungkin berasal dari deterjen, pelembut pakaian, hairspray hingga parfum yang masih menempel pada pakaian.
Ilustrasi bau Foto: Getty Images/PonyWang
"Aku lebih baik mencium bau pesing urine dan kotoran kucing! Setidaknya itu tidak membuatku mengalami serangan migrain yang parah dan menempel di rambut serta pakaianku. Menjijikkan," tulisnya dalam diskusi tersebut.
Ada pula yang bercanda soal perlunya seseorang menjadi "petugas pencium" untuk memastikan tidak ada tamu yang datang dengan aroma parfum. Beberapa komentar bahkan membahas kemungkinan tamu mengenakan pakaian baru agar tidak membawa sisa aroma wewangian dari rumah. Usulan tersebut kemudian menuai kritik karena dianggap berlebihan dan membuat aturan pernikahan menjadi terlalu rumit bagi tamu.
Meski pernyataannya terdengar ekstrem, sebagian pengguna justru memahami alasan di balik aturan tersebut. Beberapa orang mengaku juga mengalami sakit kepala atau migrain ketika terpapar aroma yang terlalu kuat. Bagi mereka, tidak memakai parfum selama satu hari bukan permintaan yang sulit dilakukan jika tujuannya mencegah seseorang mengalami reaksi kesehatan.
Pernikahan bebas parfum sendiri bukan hal yang sepenuhnya baru. Sejumlah pasangan memang meminta tamu menghindari parfum, cologne, hairspray atau produk beraroma karena alasan alergi, migrain maupun sensitivitas terhadap bahan kimia.
(kik/kik)