Penampakan Kacamata Pintar Pertama Samsung
Samsung baru saja memperkenalkan intelligent eyewear atau kacamata pintar pada ajang Galaxy Unpacked 2026 di London. Perangkat ini dikembangkan bersama merek eyewear global Gentle Monster dan Warby Parker. Foto...

Samsung baru saja memperkenalkan intelligent eyewear atau kacamata pintar pada ajang Galaxy Unpacked 2026 di London. Perangkat ini dikembangkan bersama merek eyewear global Gentle Monster dan Warby Parker. Foto: Fino Yurio Kristo/detikinet

Tampak ada tombol power di bagian dalam bingkai kiri kacamata pintar Samsung. Samsung memposisikan kacamata tersebut sebagai perpanjangan dari smartphone dan perangkat wearable yang sudah ada, bukan beroperasi secara mandiri. Foto: Fino Yurio Kristo/detikinet

Samsung memperkenalkan dua desain berbeda hasil kolaborasi dengan Gentle Monster dan Warby Parker. Edisi Gentle Monster menghadirkan bingkai ramping berwarna hitam dengan garis atas yang tegas dan tepian bawah yang membulat lembut, menciptakan siluet yang modern dan elegan. Foto: Fino Yurio Kristo/detikinet

Ini adalah wujud kemasannya yang juga berfungsi untuk isi ulang baterai. baterainya mampu bertahan hingga sembilan jam dalam sekali pengisian daya, dengan tambahan hingga tujuh kali pengisian penuh melalui charging case. Foto: Fino Yurio Kristo/detikinet

Kacamata pintar ini tidak beroperasi independen melainkan sebagai perpanjangan hands-free dari smartphone Galaxy. Dikembangkan bersama Google, perangkat ini menghadirkan Gemini dalam form factor wearable. Foto: Fino Yurio Kristo/detikinet

Penampakan casing kacamata pintar Samsung dari bagian belakang. Foto: Fino Yurio Kristo/detikinet

Ini adalah desain lainnya dari kacamata pintar Samsung. Belum jelas apakah kacamata ini akan masuk ke pasar Indonesia. Foto: Fino Yurio Kristo/detikinet

Kacamata ini memakai Snapdragon AR1 Gen1 Platform untuk menghadirkan performa AI untuk bantuan real-time dengan dukungan interaksi sentuh, konektivitas, efisiensi daya, dan manajemen termal yang dioptimalkan dalam desain eyewear yang ringkas. Foto: Fino Yurio Kristo/detikinet

Samsung mengintegrasikannya secara mendalam dengan ekosistem Galaxy lainnya, seperti Galaxy Watch dan earbuds (TWS). Interaksi pengguna dengan kacamata dirancang agar terasa intuitif bagi mereka yang sudah memiliki perangkat-perangkat tersebut. Foto: Fino Yurio Kristo/detikinet

"Google dan Samsung memiliki visi yang sama untuk menghadirkan AI yang bermanfaat dan memahami konteks pengguna dalam kehidupan sehari-hari," ujar Sameer Samat, President of Android Ecosystem di Google. Foto: Fino Yurio Kristo/detikinet