Pemprov Lampung sebut kebakaran TPS Bandar Jaya Lampung telah ditangani
Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan kejadian kebakaran Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Bandar Jaya di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung telah ditangani. "Selain di Taman ANTARA News lampung 40 ...
Pemprov Lampung sebut kebakaran TPS Bandar Jaya Lampung telah ditangani
Senin, 19 Oktober 2026 21:14 WIB
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dalam rapat koordinasi di Pusdalop BPBD Lampung. ANTARA/HO-Pemprov Lampung
Selain di Taman Nasional Way Kambas dilakukan pula penanganan kebakaran TPS di Kelurahan Bandar Jaya Timur, Kecamatan Terbanggi Besar
Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan kejadian kebakaran Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Bandar Jaya di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung telah ditangani.
"Selain di Taman Nasional Way Kambas dilakukan pula penanganan kebakaran TPS di Kelurahan Bandar Jaya Timur, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah pada 18 Oktober dan ini juga menjadi perhatian," ujar Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal berdasarkan keterangannya di Bandarlampung, Senin.
Ia mengatakan kebakaran tersebut berdampak pada area seluas 1,5 hektare.
"Kebakaran tersebut telah ditangani secara terpadu oleh BPBD, petugas pemadam kebakaran, TNI, Polri, pihak swasta, serta dukungan armada dari sejumlah kabupaten serta kota," katanya.
Dia melanjutkan satu unit ekskavator juga turut dikerahkan untuk mengurai tumpukan sampah agar petugas dapat menjangkau sumber api.
"Tidak ada korban jiwa maupun bangunan yang terdampak," ucap dia.
Selain itu ada juga penanganan pada kebakaran lahan di ruas Tol Menggala di Kabupaten Tulang Bawang, pada 16 Oktober. Api telah terkendali pada hari kejadian dan dilanjutkan dengan pendinginan. Berdasarkan laporan terakhir, api telah padam dan tidak lagi menimbulkan asap.
"Sampai musim hujan tiba, kondisi kita harus tetap siaga dan waspada. Penanganan bencana tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendiri, semangat kolaborasi harus kita dorong bersama TNI, Kepolisian, relawan, hingga masyarakat," ucap dia.
Menurut dia, setiap kejadian kebakaran harus segera ditangani dan tidak dibiarkan berlarut-larut. Selain mengerahkan personel dan peralatan untuk pemadaman, pemerintah daerah perlu mengantisipasi potensi kebakaran melalui pemetaan wilayah rawan, pemantauan titik panas, dan edukasi masyarakat.
"Ketika ada bencana, semuanya harus turun dan bertindak cepat. Jangan dibiarkan kebakaran atau bencana itu berlarut-larut, tapi segera mitigasi," kata dia.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.