Pemprov gelar Kaltim Expo 2026 perluas pasar produk UMKM - ANTARA News Kalimantan Timur
Samarinda (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggelar Kaltim Expo 2026 di Atrium Bigmall Samarinda, sebagai upaya memperluas jaringan pasar produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sekaligus m...
Samarinda (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menggelar Kaltim Expo 2026 di Atrium Bigmall Samarinda, sebagai upaya memperluas jaringan pasar produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sekaligus mendongkrak perekonomian daerah.
Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Daerah Pemprov Kaltim Siti Farisyah Yana di Samarinda, Kamis, menegaskan bahwa ajang ini memiliki arti penting dalam menggerakkan roda ekonomi daerah melalui hilirisasi kreativitas lokal.
"Kaltim Expo memberikan kesempatan luas bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk, bertemu konsumen, membangun jaringan dan menemukan mitra baru," kata Yana saat membuka pameran tersebut.
Menurut dia, perluasan jaringan pasar otomatis memperbesar peluang pelaku UMKM di Kaltim untuk naik kelas.
Ekosistem ekonomi berkelanjutan inilah yang sedang diakselerasi oleh pemerintah provinsi agar potensi daerah menjadi kekuatan ekonomi nyata.
Yana menambahkan Kaltim Expo 2026 yang digelar dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini ditargetkan mampu memberikan dampak ekonomi yang terukur dalam jangka panjang.
"Kami ingin ada transaksi yang tercipta, jejaring usaha yang terbentuk, kerja sama baru yang lahir, dan produk-produk Kaltim semakin dikenal luas," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT ADW Bersaudara selaku pelaksana kegiatan, Dedi Iskandar menjelaskan bahwa pameran yang diikuti oleh 32 stan ini berlangsung selama lima hari, mulai 19 hingga 23 Agustus 2026, pada pukul 10.00 hingga 22.00 Wita.
"Kaltim Expo 2026 merupakan salah satu bentuk komitmen kami untuk terus menghadirkan ruang yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, dunia industri, komunitas dan masyarakat dalam satu wadah yang produktif," kata Dedi.
Penyelenggaraan tahun ini menghadirkan peserta dari berbagai sektor, di antaranya organisasi perangkat daerah (OPD), perbankan, perusahaan swasta, kesehatan, furnitur, properti, perhiasan, pendidikan, hingga kerajinan.
Selain sektor industri, sejumlah pemerintah kabupaten/kota di Kaltim juga turut berpartisipasi, meliputi Kabupaten Mahakam Ulu, Kabupaten Kutai Barat, Kabupaten Kutai Timur, Kota Balikpapan dan Kota Samarinda.
Ajang tahunan ini diharapkan dapat menjadi momentum kuat untuk memperkuat promosi potensi daerah sekaligus mendorong kolaborasi berkelanjutan antarsektor demi mendukung pertumbuhan ekonomi Kalimantan Timur.
Pewarta: Arumanto
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.