Pemkot Yogyakarta perkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban
Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta berupaya memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban lingkungan di wilayah mereka tinggal salah satunya melalui gerakan Kampung ANTARA News jogja 29 ...
Pemkot Yogyakarta perkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban
Selasa, 1 September 2026 15:25 WIB
Ruang Pemerintah Kota Yogyakarta di kompleks Balai Kota Yogyakarta. ANTARA/Hery Sidik.
Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta berupaya memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban lingkungan di wilayah mereka tinggal salah satunya melalui gerakan Kampung Panca Tertib.
"Panca Tertib tidak akan berhasil kalau hanya dilakukan pemerintah, sehingga masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga ketertiban di lingkungannya," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Yogyakarta Octo Noor Arafat di Yogyakarta, Selasa.
Menurut dia, terdapat lima aspek yang menjadi perhatian dalam Gerakan Kampung Panca Tertib di Yogyakarta, meliputi Tertib Daerah Milik Jalan, Tertib Bangunan, Tertib Usaha, Tertib Lingkungan, dan Tertib Sosial.
Salah satu kampung di Yogyakarta yang telah mencanangkan Kampung Panca Tertib adalah kampung Tegalpanggung Danurejan, dengan perhatian utama menjaga ketertiban lingkungan di kawasan Sungai Code yang melintasi wilayah Tegalpanggung.
Menurut dia, Gerakan Kampung Panca Tertib sejak awal dikembangkan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan RT, RW, PKK, Karang Taruna, Pelopor Ketertiban, Linmas, dan unsur masyarakat lainnya.
Mantri Pamong Praja Danurejan Bambang Endro Wibowo mengatakan, kondisi wilayah Tegalpanggung membuat aspek tertib lingkungan menjadi salah satu perhatian dalam penerapan Panca Tertib.
"Di Tegalpanggung salah satunya tertib lingkungan sungai karena wilayahnya dilewati Sungai Code," katanya.
Dia menjelaskan, tertib daerah milik jalan juga menjadi perhatian karena Kampung Tegalpanggung berada di tengah kota, dekat dengan stasiun, serta menjadi salah satu akses menuju kawasan Malioboro.
Sementara, untuk tertib usaha berkaitan dengan aktivitas guest house, tempat makan, dan berbagai usaha lainnya yang berkembang di wilayah tersebut.
"Ketertiban kota sesungguhnya dimulai dari lingkungan yang paling dekat dengan kita. Dimulai dari depan rumah kita," katanya.
Menurut dia, Gerakan Kampung Panca Tertib tidak hanya menjadi tugas Satpol PP, peran masyarakat diperlukan karena merupakan pihak yang bersentuhan langsung dengan berbagai persoalan ketertiban di lingkungan.
Dia juga mengatakan, RT, RW, tokoh masyarakat, pemuda, PKK, Linmas, pelaku usaha, serta kelompok masyarakat dapat berperan dalam menjaga lingkungan, menyelesaikan persoalan, dan membangun kebiasaan tertib di kampung.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026