pickleballvnz.com

Pemkot Solok perluas akses beasiswa pendidikan ke China dan Taiwan

Pemerintah Kota (Pemkot) Solok, Sumatera Barat memperluas akses pendidikan luar negeri bagi generasi muda melalui program Solok Go International (SGI) dengan memberangkatkan tiga ANTARA News sumbar 21 ...

Solok (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Solok, Sumatera Barat memperluas akses pendidikan luar negeri bagi generasi muda melalui program Solok Go International (SGI) dengan memberangkatkan tiga mahasiswa untuk kuliah dan magang di China serta Taiwan.

Wali Kota (Wako) Solok Ramadhani Kirana Putra di Solok, Rabu mengatakan program SGI merupakan hasil kerja sama pemerintah Kota Solok dengan PT Step International Services yang salah satu kegiatannya memberikan kesempatan kepada mahasiswa asal daerah tersebut untuk menempuh pendidikan di universitas luar negeri.

Tahun ini, tiga mahasiswa Kota Solok mengikuti program tersebut dengan dua skema, yakni beasiswa half funded untuk pendidikan di China dan program magang selama satu tahun di Taiwan.

Dua mahasiswa, Alethia Raushan Fikra dan Usra Alfauzani Akbarul, akan melanjutkan pendidikan di Guilin University of Electronic Technology, China, pada jurusan Rekayasa Teknologi.

Sementara itu, M. Fadri mengikuti program magang selama satu tahun di Taiwan sebagai bagian dari upaya memberikan pengalaman pendidikan dan kerja di lingkungan internasional.

Wako Solok juga mengatakan bahwa kerja sama tersebut membuka kesempatan bagi generasi muda daerah untuk mendapatkan pengalaman pendidikan di luar negeri sekaligus mempersiapkan diri menghadapi perkembangan teknologi.

Ia menyebutkan kerja sama dengan PT Step International Services menjadi kerja sama ketiga yang dibangun Pemkot Solok dalam program beasiswa pendidikan ke luar negeri.

Sebelumnya, Pemkot Solok telah mengirimkan mahasiswa melalui program beasiswa ke Timur Tengah, Arizona, serta menjalin kerja sama dengan Sampoerna University untuk memperluas akses pendidikan bagi generasi muda.

Menurut dia, perluasan kerja sama pendidikan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki pengalaman dan kemampuan untuk berkontribusi bagi pembangunan.

Kepada mahasiswa yang mengikuti program tersebut, Wako Solok berpesan agar menjalani pendidikan dengan serius dan memanfaatkan kesempatan belajar di luar negeri untuk mempersiapkan masa depan.

Direktur Operasional PT Step International Services Agandha Armen mengatakan pengiriman mahasiswa kali ini menggunakan dua skema, yakni half funded bagi mahasiswa yang kuliah di China dan program magang bagi peserta di Taiwan.

Ia mengatakan pada tahun berikutnya program SGI yang dirancang bersama Pemkot Solok akan berupaya memperluas kesempatan bagi warga Kota Solok untuk mendapatkan akses pendidikan di luar negeri, termasuk dalam bidang yang berkaitan dengan perkembangan teknologi.