Pemkot Samarinda apresiasi pemberdayaan ekonomi perempuan oleh bank syariah - ANTARA News Kalimantan Timur
Samarinda (ANTARA) - Pemerintah Kota Samarinda, Kalimantan Timur, mengapresiasi program pemberdayaan ekonomi perempuan oleh sektor perbankan syariah karena selaras dengan misi daerah dalam memperkuat fondasi ek...
Samarinda (ANTARA) - Pemerintah Kota Samarinda, Kalimantan Timur, mengapresiasi program pemberdayaan ekonomi perempuan oleh sektor perbankan syariah karena selaras dengan misi daerah dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan berbasis keluarga.
"Kemandirian ekonomi masyarakat tidak hanya membutuhkan akses pembiayaan, tetapi juga pendampingan, kedisiplinan, kerja keras, serta kemauan untuk terus berkembang," kata Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri di Samarinda, Kamis.
Saat menghadiri pelatihan dasar keuangan bersama Bank BTPN Syariah di Aula PKK Kota Samarinda, Saefuddin mengapresiasi langkah bank tersebut yang secara konsisten mendampingi dan memberdayakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya kaum perempuan di Samarinda.
Menurut dia, pelatihan tersebut akan membimbing para ibu pelaku UMKM dari titik awal agar usahanya tumbuh sehat dan mandiri.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menularkan semangat dan pengalaman positif tersebut kepada lingkungan sekitar agar makin banyak warga Samarinda yang tergerak untuk berwirausaha secara mandiri.
"Pemkot Samarinda sangat bangga dan siap untuk terus berkolaborasi serta memfasilitasi setiap langkah kemajuan UMKM di kota kita," tegasnya.
Sementara itu, Komisaris Utama BTPN Syariah Mulya Efendi Siregar memaparkan bahwa hingga saat ini pihaknya telah mendampingi lebih dari 1.000 sentra dengan sekitar 10.000 nasabah di Samarinda, serta mencatatkan penyaluran pembiayaan mencapai lebih dari Rp37 miliar.
Mulya menekankan pentingnya nilai-nilai BDKS (Berani berusaha, Disiplin, Kerja keras, dan Saling membantu) yang terus ditanamkan kepada nasabah perempuan guna mendorong pertumbuhan usaha demi kesejahteraan keluarga.
Sebagai bukti keberhasilan pendampingan, ia membagikan kisah inspiratif Sentra Cendana Bangkit yang berdiri sejak 2016, di mana modal awal sebesar Rp5 juta per anggota kini telah berkembang hingga Rp20 juta per anggota.
Dampaknya, para anggota mampu membangun rumah, membeli sepeda motor, hingga mengembangkan usaha baru.
Pewarta: Arumanto
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.