pickleballvnz.com

Pemkot Mojokerto beri pelatihan untuk tingkatkan kompetensi kerja - ANTARA News Jawa Timur

Mojokerto (ANTARA) - Pemerintah Kota Mojokerto, Jawa Timur memberikan pelatihan kepada pencari kerja setempat untuk meningkatkan kompetensi agar mudah mendapatkan kesempatan bekerja dan membuka peluang untuk be...

Mojokerto (ANTARA) - Pemerintah Kota Mojokerto, Jawa Timur memberikan pelatihan kepada pencari kerja setempat untuk meningkatkan kompetensi agar mudah mendapatkan kesempatan bekerja dan membuka peluang untuk berwirausaha.

“Yang ingin kita capai bukan sekadar saudara-saudara mengikuti pelatihan dan mendapatkan sertifikat. Yang lebih penting, keterampilan ini bisa menjadi bekal untuk bekerja, berwirausaha, dan menghasilkan  secara ekonomi,” tutur Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di Kota Mojokerto, Senin.

Ning Ita sapaan akrabnya saat membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi bagi Pencari Kerja Tahap II Tahun 2026 di UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Mojokerto mengatakan, peluang meningkatkan kesejahteraan tidak selalu harus ditempuh dengan menjadi pekerja karena keterampilan yang dimiliki juga dapat dikembangkan menjadi usaha mandiri maupun menciptakan lapangan pekerjaan.

Ning Ita mengajak generasi muda untuk memanfaatkan perkembangan teknologi dan media sosial secara produktif. Menurutnya, kemajuan teknologi dapat menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membuka peluang ekonomi.

"Manfaatkan teknologi dan media sosial untuk hal-hal yang produktif. Jadikan kemampuan yang dimiliki sebagai peluang untuk menghasilkan sesuatu yang bernilai secara ekonomi," tuturnya.

Ia mengemukakan, pelatihan tahap II itu diikuti 80 peserta dalam lima kejuruan, yakni pemasaran digital, teknisi AC residensial, pembuatan batik tulis, pemasangan instalasi listrik bangunan sederhana, dan administrasi perkantoran.

"Kompetensi yang diperoleh diharapkan dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang kerja maupun meningkatkan kemandirian ekonomi," tuturnya.

Menurut Ning Ita,

Kegiatan itu digelar bekerja sama dengan UPT BLK Mojokerto dan dibiayai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2026, dengan seluruh peserta mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Ning Ita berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh dan menjadikan keterampilan yang diperoleh sebagai modal untuk meningkatkan kualitas diri serta kemandirian ekonomi.

"Saya berharap kesempatan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya. Ikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh sehingga semua ilmu terserap dan mampu diaplikasikan setelah selesai pelatihan ini," katanya.

Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.