Pemkot Kupang memperkuat pencegahan kanker payudara lewat skrining
Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), memperkuat upaya pencegahan kanker payudara melalui skrining dan edukasi deteksi dini bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) ANTARA News ntt 5 ...
Pemkot Kupang memperkuat pencegahan kanker payudara lewat skrining
Minggu, 18 Oktober 2026 14:32 WIB
Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis menyampaikan ajakan deteksi dini kanker payudara bagi ASN perempuan dalam kegiatan skrining kesehatan di Kupang, NTT. (ANTARA/HO-Pemkot Kupang)
Kupang, NTT (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), memperkuat upaya pencegahan kanker payudara melalui skrining dan edukasi deteksi dini bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan untuk mendorong pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis di Kupang, Minggu, mengajak ASN perempuan di lingkungan Pemkot Kupang untuk tidak menunda pemeriksaan kesehatan dan berani melakukan deteksi dini kanker payudara guna memperkuat upaya pencegahan penyakit serta meningkatkan kesadaran perempuan dalam menjaga kesehatan diri.
“Jangan sampai kita begitu peduli dengan orang lain, tetapi lupa dengan diri sendiri. Jangan menunda pemeriksaan hanya karena merasa sehat, takut, malu, atau sibuk. Deteksi dini membantu menemukan kelainan lebih awal sehingga penanganan yang tepat dapat segera dilakukan,” ucap Serena pada kegiatan Skrining Kesehatan dan Deteksi Dini Kanker Payudara bagi ASN perempuan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi lintas sektor untuk memperluas edukasi dan mendorong pemeriksaan kesehatan secara dini.
Menurut dia, perempuan kerap mendahulukan kebutuhan keluarga dan pekerjaan hingga mengabaikan kesehatan diri sendiri. Padahal menjaga kesehatan bukan hanya soal pengobatan ketika sakit, melainkan juga keberanian melakukan pencegahan dan pemeriksaan secara berkala.
Serena menegaskan kesehatan ASN perempuan juga berkaitan dengan kualitas pelayanan publik. Dengan kondisi kesehatan yang terjaga, ASN dapat menjalankan tanggung jawab pekerjaan, mendampingi keluarga, dan melayani masyarakat secara optimal.
“Berani memeriksakan diri bukanlah tanda ketakutan, melainkan bentuk kepedulian dan tanggung jawab terhadap kehidupan,” ujarnya.
Ia menambahkan Pemkot Kupang terus mendorong upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan, antara lain melalui program imunisasi, vaksinasi HPV gratis, serta skrining kanker payudara.
Pemkot juga berencana menyusun Program Parenting Class bagi calon orang tua untuk meningkatkan pemahaman tentang kesehatan dan pengasuhan keluarga.
Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pemeriksaan bagi ASN perempuan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran yang lebih luas di lingkungan keluarga dan masyarakat.
“Mari lebih peduli, berani memeriksakan diri, dan mengambil langkah sejak dini untuk menjaga kehidupan,” ujarnya.
Sementara itu Dewan Pakar Perempuan Indonesia Maju sekaligus relawan Komunitas Relawan Indonesia Sejahtera (KRIS) Jusuf Kristianto menyampaikan komitmen untuk terus berkolaborasi dengan berbagai komunitas dan tenaga kesehatan dalam memperluas akses pelayanan serta edukasi kesehatan masyarakat.
Sebelumnya pada Kamis (15/10) Pemkot Kupang bersama KOWANI, KRIS, dan mitra kesehatan, memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pemberantasan tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan di RSUD S.K. Lerik Kota Kupang. Kolaborasi tersebut turut memberi perhatian pada kesehatan perempuan, termasuk dukungan terhadap skrining kanker payudara.
Pewarta : Yoseph Boli Bataona
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.