Pemkot Bengkulu Siagakan Personel Damkar 24 Jam untuk Antisipasi Bencana dan Keadaan Darurat
Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menyiagakan personel Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) selama 24 jam untuk mengantisipasi bencana maupun berbagai kondisi darurat di lingkungan masyarakat.
Bagikan:
BENGKULU - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menyiagakan personel Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) selama 24 jam untuk mengantisipasi bencana maupun berbagai kondisi darurat di lingkungan masyarakat.
Kepala Dinas Damkar Kota Bengkulu Yuliansyah mengatakan langkah tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah agar petugas selalu siap memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Kami memastikan bahwa seluruh personel Damkar Kota Bengkulu selalu dalam kondisi siap siaga untuk membantu masyarakat. Tugas kami tidak lagi sebatas memadamkan api, melainkan mencakup segala aspek penyelamatan demi kemanusiaan dan keamanan warga," kata Yuliansyah di Bengkulu, Antara, Senin, 13 Juli.
Ia menjelaskan, tugas Damkar kini tidak hanya berfokus pada penanganan kebakaran, tetapi juga mencakup berbagai aksi penyelamatan (rescue) dan penanganan gangguan lingkungan.
Menurut dia, tantangan yang dihadapi petugas di lapangan semakin beragam, mulai dari bencana alam hingga penanganan hewan liar yang masuk ke permukiman warga.
Selain itu, Damkar Kota Bengkulu juga menangani berbagai laporan masyarakat, seperti ancaman kebakaran permukiman dan lahan, evakuasi saat banjir, penanganan hewan liar, hingga pemusnahan sarang serangga berbahaya.
"Mulai dari permasalahan kebakaran, penanganan ular yang masuk ke dalam rumah warga, membantu evakuasi saat terjadi musibah banjir, hingga memusnahkan sarang tawon di dalam rumah yang mengancam keselamatan keluarga, semuanya siap kami tangani," ujarnya.
Yuliansyah mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan dalam situasi darurat untuk menghubungi layanan darurat Pemerintah Kota Bengkulu melalui nomor 112 yang dapat diakses secara gratis.
Selain itu, masyarakat juga dapat menghubungi Dinas Damkar melalui nomor (0736) 5523003 atau WhatsApp di 081273293302.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar memastikan instalasi listrik dan kompor di rumah dalam kondisi aman, terutama saat rumah ditinggalkan kosong, guna meminimalkan risiko kebakaran.
BACA JUGA:
Yuliansyah menegaskan seluruh layanan penanganan keadaan darurat, termasuk kejadian non-kebakaran, diberikan secara cepat, profesional, dan tanpa dipungut biaya.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+