pickleballvnz.com

Pemkot Banjarmasin mendapat dukungan gubernur untuk membangun embung - ANTARA News Kalimantan Selatan

Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah Kota Banjarmasin mendapatkan dukungan dari Gubernur Kalimantan Selatan untuk membangun embung sebagai tempat untuk menampung cadangan air baku bagi pengolahan air bersih. Wali ...

Banjarmasin (ANTARA) - Pemerintah Kota Banjarmasin mendapatkan dukungan dari Gubernur Kalimantan Selatan untuk membangun embung sebagai tempat untuk menampung cadangan air baku bagi pengolahan air bersih.

Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR di Banjarmasin, Selasa, mengatakan pemerintah kota menyiapkan rencana pembangunan embung di Pematang Panjang dengan kapasitas 1,1 juta meter kubik.

Menurut dia, pembangunan embung ini penting untuk memperkuat ketahanan air baku di kota setempat, terutama menghadapi penurunan debit sungai dan risiko intrusi air laut saat musim kemarau.

"Seperti terjadi kemarau panjang saat ini, intrusi air laut masuk ke Sungai Martapura hingga membuat kadar garam tinggi, padahal menjadi sumber utama pengambilan air baku untuk pengolahan air bersih bagi warga kota ini," ujarnya.

Akibatnya, kata dia, distribusi air bersih ke warga tidak maksimal dilaksanakan PT Air Minum Bandarmasih, BUMD setempat, karena krisis air baku tersebut.

Masalah ini, ujar dia, menjadi pembahasan antara pemkot dan pemprov setempat agar tidak lagi terjadi krisis air bersih di masa yang akan datang. Salah satu opsi mengatasi masalah itu dengan membangun embung di Pematang Panjang, yang masuk wilayah Kabupaten Banjar.

"Pak Gubernur sangat merespons baik untuk kita memiliki embung atau cadangan air di Kota Banjarmasin," kata Yamin.

Embung tersebut direncanakan dibangun di atas lahan sekitar 150 hektare, namun hanya 30 hektare diproyeksikan menjadi area embung dengan kapasitas tampung sekitar 1,1 juta meter kubik air.

Estimasi awal pembangunan embung mencapai Rp98 miliar. Nilai tersebut masih akan dimatangkan melalui kajian teknis dan pembahasan skema pembiayaan.

Direktur Utama PT Air Minum Bandarmasih Zulbadi mengatakan penyediaan cadangan air baku menjadi bagian penting untuk menjaga keberlanjutan layanan air bersih, terutama ketika debit sungai menurun dan kadar garam meningkat akibat intrusi air laut.

“Penguatan infrastruktur air baku diperlukan agar pelayanan air bersih tidak sepenuhnya bergantung pada kondisi sumber air sungai saat kemarau,” ujarnya.

Pewarta: Sukarli
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.