Pemkab Sukamara gandeng UMPR percepat peningkatan IPM melalui akses pendidikan
Pemerintah Kabupaten Sukamara memperkuat upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui sektor pendidikan dengan menggandeng Universitas Muhammadiyah Palangka Raya ANTARA News kalteng 1 ...
Pemkab Sukamara gandeng UMPR percepat peningkatan IPM melalui akses pendidikan
Selasa, 4 Agustus 2026 23:43 WIB
Focus Group Discussion (FGD) bertema Strategi Meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Sukamara Melalui Akses Pendidikan yang dipimpin Bupati Sukamara Masduki, Selasa (4/8/2026)
Sukamara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sukamara memperkuat upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui sektor pendidikan dengan menggandeng Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR).
"Langkah tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema Strategi Meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Sukamara Melalui Akses Pendidikan," katanya di Sukamara, Selasa.
Dalam forum yang dihadiri mahasiswa, aparatur sipil negara (ASN), akademisi, dan masyarakat itu, Bupati Masduki mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi prioritas pembangunan daerah karena berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan ekonomi di masa mendatang.
"Kami mengadakan diskusi bersama mahasiswa, ASN, dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia melalui akselerasi pendidikan. Banyak masukan yang kami terima dari Rektor UMPR beserta jajaran agar IPM Sukamara terus berkembang," katanya.
Menurut Masduki, peningkatan IPM akan memberikan dampak positif terhadap pembangunan ekonomi daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus memperluas akses pendidikan tinggi melalui kerja sama dengan UMPR.
Ia menjelaskan UMPR memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat Sukamara yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana (S1) maupun magister (S2). Selain itu, program beasiswa yang telah berjalan sejak tahun sebelumnya akan terus dilanjutkan, tidak hanya untuk program studi kesehatan tetapi juga program studi lainnya.
"Pendidikan tetap menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Ini sejalan dengan visi dan misi kami, yaitu satu rumah satu sarjana," ujarnya.
Masduki menambahkan, Pemkab Sukamara telah menetapkan tiga fokus utama dalam meningkatkan IPM bidang pendidikan. Pertama, meningkatkan Harapan Lama Sekolah (HLS) melalui perluasan akses pendidikan, intervensi biaya pendidikan, serta pemerataan infrastruktur pendidikan.
Kedua, meningkatkan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) melalui penguatan pendidikan nonformal berbasis Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Ketiga, memperkuat ekosistem pendidikan melalui peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan modernisasi sarana pembelajaran.
Ia berharap sinergi pembiayaan yang berasal dari APBD, dukungan pemerintah pusat, serta pendanaan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR/TJSLP) mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan, menekan angka putus sekolah, dan menghasilkan sumber daya manusia yang lebih berkualitas sehingga berdampak pada peningkatan IPM Kabupaten Sukamara.
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, M Yusup mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung pemerintah daerah dalam meningkatkan kualifikasi pendidikan masyarakat Sukamara.
"Kami bersama Pemerintah Kabupaten Sukamara berupaya meningkatkan kualifikasi pendidikan masyarakat. Dengan meningkatnya kualitas pendidikan, pertumbuhan jumlah penduduk ke depan tidak menjadi beban, tetapi menjadi sumber daya yang produktif," katanya.
Ia menambahkan, UMPR juga akan memperluas akses pendidikan tinggi melalui kerja sama penelitian dan riset bersama Pemerintah Kabupaten Sukamara. Menurutnya, peningkatan partisipasi masyarakat dalam pendidikan menjadi target utama kolaborasi tersebut guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Pewarta : Donefrid Lalang
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.