Pemkab-PMI Pasaman Barat bagikan masker ke pelajar antisipasi dampak kabut asap
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat bersama Palang Merah Indonesia (PMI) membagikan sekitar 6.500 masker kepada pelajar dan masyarakat dalam upaya antisipasi ANTARA News sumbar 21 ...
Simpang Empat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat bersama Palang Merah Indonesia (PMI) membagikan sekitar 6.500 masker kepada pelajar dan masyarakat dalam upaya antisipasi dampak kabut asap di daerah itu.
Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan sekaligus Ketua PMI di Simpang Empat, Sabtu, mengatakan pembagian masker dilakukan di SD Negeri 09 Pasaman, kawasan Bundaran Simpang Empat, dan SD Negeri 07 Pasaman.
Sebanyak 1.500 masker lainnya dialokasikan untuk masyarakat di Kecamatan Talamau.
Dia mengatakan penggunaan masker merupakan langkah sederhana untuk melindungi kesehatan, khususnya saluran pernapasan, ketika masyarakat beraktivitas di luar ruangan.
“Pembagian masker ini dalam rangka menjaga kesehatan masyarakat karena kondisi udara yang kurang sehat. Kita khawatir kondisi tersebut berdampak terhadap kesehatan pernapasan, terutama anak-anak,” ujarnya.
Menurutnya, pelajar menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian karena tingginya aktivitas mereka di lingkungan sekolah maupun di luar ruangan.
Karena itu, Pemkab Pasaman Barat bersama PMI mengimbau sekolah menginstruksikan siswa dan tenaga pendidik menggunakan masker sesuai kondisi lingkungan.
“Kami mengimbau seluruh sekolah untuk menginstruksikan penggunaan masker. Masyarakat juga kami minta menjaga kesehatan saat beraktivitas di luar rumah, salah satunya dengan menggunakan masker,” katanya.
Selain pembagian masker, jajaran Dinas Kesehatan melalui puskesmas memberikan edukasi kepada siswa mengenai penggunaan masker yang benar.
Edukasi tersebut diharapkan meningkatkan kesadaran pelajar dalam menjaga kesehatan pernapasan sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat.
Dia menyebutkan PMI Pasaman Barat juga menyiapkan masker untuk didistribusikan ke sejumlah kecamatan lainnya.
Langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dan PMI dalam mencegah dampak kondisi udara terhadap kesehatan masyarakat.
“jangan menunggu sakit baru melakukan pencegahan. Menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah merupakan salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan,” ujar dia.